12 October 2020, 10:42 WIB

Anies Minta Masyarakat DKI Lebih Disiplin 3M


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar masyarakat Jakarta lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak meski Ibu Kota sudah menerapkan PSBH Transisi, mulai hari ini, Senin (12/10).

Kedisiplinan penting agar kasus penularan covid-19 yang melandai selama PSBB jilid II bisa terus melandai di masa transisi.

"Jadi kita kembali kepada status PSBB Transisi. Kegiatan bisa dilaksanakan dengan pembatasan-pembatasan. Tapi saya perlu ingatkan kepada kita semua bahwa kondisi di Jakarta sangat tergantung pada kedisiplinan kita menjaga protokol kesehatan," ungkap Anies di Jakarta, Minggu (11/10).

Baca juga: Cegah Ojol Berkerumun, Geofencing Tetap Aktif di Masa Transisi

Menurutnya, masyarakat sudah merasakan betapa beratnya bila Jakarta kembali ke kondisi PSBB saat semua serba dibatasi. Untuk itu, masyarakat diminta belajar dan ikut berkontribusi mengurangi penularan kasus baru.

"Kita sudah merasakan sulitnya, beratnya ketika rem darurat itu ditarik. Restoran tidak bisa makan di tempat. Perkantoran sulit beroperasi. Kegiatan-kegiatan berkurang. Kita tidak ingin itu terjadi lagi. Cara mencegahnya adalah dengan kita sekarang disiplin untuk menaati seluruh protokol kesehatan," tegasnya.

Protokol 3M, sejauh ini, paling direkomendasikan oleh para ahli epidemiologi termasuk Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI yang kerap menjadi rekan kolaborasi Pemprov DKI untuk menanggulangi covid-19.

"Semuanya pakai masker. Saat ini, menurut studi dari FKM UI, penggunaan masker kita (di DKI Jakarta) itu sekitar 70%. Harus ditingkatkan minimal 85%. Kalau penggunaan masker bisa minimal 85%, maka lebih terkendali," tandasnya.

Sebelumnya, Anies menetapkan Ibu Kota meninggalkan PSBB jilid II dan memasuki masa PSBB Transisi yang berlaku mulai hari ini hingga 25 Oktober.

PSBB Transisi ditetapkan karena terdapat pelandaian kasus covid-19 dari hasil evaluasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta. (OL-1)

BERITA TERKAIT