12 October 2020, 09:48 WIB

Aplikasi e-Deso, Majukan Agribisnis Indonesia dari Desa


mediaindonesia.com | Teknologi

APLIKASI e-Deso besutan Dadang Firmansyah (CEO), La Mirantika (CMO) dan Johan Sutrisno (CTO) resmi diluncurkan pada Sabtu (10/10). Ketiganya bertemu dan melakukan matchmaking selama kurang lebih dua minggu pada program Talenta Juara besutan MilenialFest. Paralel dengan proses matchmaking, ketiganya mendapat mentoring dari berbagai inovator dan pimpinan perusahaan besar maupun start-up yang dihadirkan oleh penyelenggara program Talenta Juara. 

“Dalam waktu dua minggu seusai program bootcamp, alumni Talenta Juara berhasil mengubah ide mereka menjadi produk digital yang siap masuk pasar. Ini pencapaian yang membanggakan. Apalagi e-Deso bergerak di sektor agribisnis yang potensial untuk terus tumbuh. Kita berharap e-Deso dapat memberi solusi atas problem yang ada di lapangan. Dari mulai edukasi, peningkatan kualitas talenta agribisnis hingga dari sisi crowdfunding,” kata CEO MilenialFest yang juga penanggung jawab program Talenta Juara, Danial Iskandar Yusuf. 

Aplikasi e-deso bertujuan menghadirkan solusi kepada para calon petani dan peternak, petani dan peternak eksisting, hingga masyarakat luas. Layanan e-deso antara lain:

e-Deso Class - Platform pendidikan dan pelatihan online dan offline bagi milenial yang ingin menjajaki profesi petani dan peternak. 

e-Deso Crowdfunding - Platform untuk petani dan peternak untuk mengumpulkan modal usaha dengan difasilitasi e-Deso. 

Baca juga: Agribisnis Banyuwangi Untungkan Petani

e-Deso Marketplace - Platform yang mempertemukan petani dan peternak yang menjual produknya dengan masyarakat luas para calon pembeli. 

e-Deso Information - Platform yang memberikan wawasan dan informasi terkini bagi para petani dan peternak 

e-Deso Consultation - Platform untuk petani dan peternak mendapat konsultasi dari para pakar terkait.

Meskipun sudah memiliki beragam layanan, pendiri e-Deso belum berpuas diri dan masih ingin berekspansi ke layanan lain. Hal ini mereka lakukan karena potensi pasar yang sangat besar yang sudah e-Deso petakan yakni mencapai 1,6 juta potential users di seluruh Indonesia. 

"Ke depan, jika proses dan prosedur perizinan selesai, kami ingin mengembangkan layanan e-Deso Titip Modal yang merupakan layanan pendanaan bagi para peternak dan petani untuk mengembangkan usaha mereka melalui metode crowdfunding, yang mempertemukan para investor dengan petani ataupun peternak. Dengan cara ini kami berusaha meningkatkan kesejahteraan para petani dan peternak,” ungkap CMO e-Deso Mirantika.

Untuk diketahui, MilenialFest diselenggarakan oleh Perkumpulan Aktivis Milenial. Sejak tahun 2017, mereka membangun platform kolaborasi yang menghubungkan milenial dari berbagai latar belakang hingga mengadakan talkshow terkait perubahan di era digital.

Pada tahun 2020, MilenialFest memperkenalkan Talenta Juara, sebuah program beasiswa peningkatan digital skills gratis yang terdiri dari Milenial Class dan Milenial Bootcamp.(RO/OL-5)

BERITA TERKAIT