12 October 2020, 07:39 WIB

DKI Selidiki Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Wilayah Rawan Banjir


Cindy Ang | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mendalami dugaan pelanggaran ketentuan tata ruang di tiap wilayah rawan banjir. Pembangunan rumah tidak sesuai ketentuan disebut dapat menyebabkan banjir.

"Tentang bangunan itu sendiri, sekarang dalam proses investigasi apakah ketentuan-ketentuan tata ruang dilanggar atau tidak," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (11/10).

Anies menegaskan warga yang diketahui membangun rumah tidak sesuai ketentuan tata ruang dapat ditindak. Hal jni juga berlaku bagi para pengembang.

Baca juga: Pemprov DKI Minta Bantuan Masyarakat untuk Cegah Banjir

"Bila melanggar, akan ada tindakan yang tegas tanpa kompromi," ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Tanah longsor terjadi di Jalan Damai, RT 04 RW 02, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Insiden itu terjadi sekitar pukul 18.50 WIB, Sabtu (10/10).

Ketinggian air di lokasi mencapai 120 sentimeter (cm). Sebanyak 300 rumah terdampak longsor dan 100 orang dievakuasi. Dua korban terluka dilarikan ke rumah sakit dan satu orang dinyatakan meninggal. (OL-1)

BERITA TERKAIT