12 October 2020, 06:00 WIB

Gym Diperbolehkan Beroperasi Lagi Selama PSBB Transisi


Basuki Eka Purnama | Megapolitan

PUSAT kebugaran (gym) diperbolehkan beroperasi mulai hari ini, Senin (12/10), saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi
diberlakukan kembali di DKI Jakarta.

Berdasarkan data yang diterima dari Pemprov DKI Jakarta, Minggu (11/10), ada enam ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha gym.

Pertama, maksimal kapasitas yang diizinkan adalah 25% dari total kapasitas.

Baca juga: PSBB Transisi, Restoran di DKI Boleh Layani Makan di Tempat

Kedua, jarak antarorang dan antaralat harus diatur secara signifikan dengan minimal jarak dua meter.

Ketiga, tidak diizinkan adanya latihan bersama di dalam ruangan, latihan semacam itu hanya diperbolehkan di luar ruangan (outdoor).

Keempat, pengelola diwajibkan menerapkan SOP protokol kesehatan secara ketat pada area publik yang dipakai bersama-sama.

Kelima, pengelola harus menyiapkan fasilitas dalam ruangan (indoor) dilengkapi dengan alat pengatur sirkulasi udara.

Keenam, petugas di lokasi diwajibkan untuk memakai masker, face shield, dan sarung tangan. Jam yang ditentukan boleh beroperasinya gym adalah dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Selain itu, tempat usaha pusat kebugaran itu juga diharuskan untuk melakukan pendataan pengunjung dengan menyediakan buku tamu yang mewajibkan pengunjung mengisi tanggal kunjungan, waktu kedatangan, waktu pulang, nama lengkap, jumlah rombongan, enam angka pertama NIK, dan nomor ponsel. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT