11 October 2020, 23:15 WIB

KPU Cianjur Fasilitasi TPS Ramah Disabilitas pada Pilkada Serentak


Benny Bastiandy | Nusantara

KOMISI Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan memfasilitasi tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada 2020 yang ramah disabilitas. Upaya itu dilakukan agar para pemilih disabilitas tetap bisa menyalurkan hak suaranya tak terkendala akses.

Komisioner Divisi Sosialisasi, SDM, dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Cianjur, Rustiman, mengatakan KPU akan menyiapkan TPS ramah disabilitas. Artinya, di setiap TPS yang terdata ada pemilih disabilitas, maka akan dipermudah aksesnya saat pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

Baca juga: Untuk Pertama Kali, NTT Laporkan Nihil Kasus Baru Covid-19

"Jadi, setiap pemilih disabilitas harus bisa menjangkau setiap TPS. Kita fasilitasi TPS-nya bagi yang ada penyandang disabilitas," kata Rustiman, Minggu (11/10).

Jumlah pemilih disabilitas di Kabupaten Cianjur pada Pilkada 2020 terdata sebanyak 705 orang. Data tersebut berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang dari Kementerian Dalam Negeri melalui KPU RI.

Para penyandang disabilitas juga merupakan salah satu elemen yang terjangkau sosialisasi oleh KPU. Rustiman mengatakan sosialisasi untuk menjangkau pemilih disabilitas hampir sama dengan pemilih masyarakat umum yang polanya dilakukan dengan tatap muka langsung.

"Untuk pemilih disabilitas, kita juga ada sosialisasi yang secara umum ada dua klaster. Ada untuk tuna netra dan tuna rungu," tutur Rustiman.

Sosialisasinya dengan menggandeng lembaga atau organisasi para penyandang disabilitas seperti Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI). Termasuk bekerja sama dengan sekolah luar biasa yang tersebar di Kabupaten Cianjur.

"Kalau dari DP4, jumlah pemilih disabilitas di Kabupaten Cianjur pada Pilkada 2020 sebanyak 705 orang. Datanya bisa berubah karena sekarang sedang proses perbaikan DPS (daftar pemilih sementara)," ucap Rustiman.

DPS Pilkada Kabupaten Cianjur yang ditetapkan sebanyak 1.629.059 pemilih terdiri dari laki-laki sebanyak 828.270 pemilih dan perempuan sebanyak 800.789 pemilih. Mereka tersebar di 4.968 TPS di 360 desa dan kelurahan di 32 kecamatan.

DPS yang sudah ditetapkan diumumkan di setiap kantor desa, kecamatan, dan titik strategis lain. KPU membuka ruang perbaikan bagi warga yang belum terdata pada DPS. DPS perbaikan sendiri dilakukan terhitung 18-29 September 2020. Saat ini dalam proses menuju penetapan DPS hasil perbaikan. (OL-6)

BERITA TERKAIT