11 October 2020, 12:57 WIB

Trump Disebut tidak Lagi Berisiko Tularkan Covid-19


Faustinus Nua | Internasional

KURANG dari dua pekan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikonfirmasi positif covid-19, dokter Gedung Putih mengatakan Trump tidak lagi dianggap berisiko menularkan virus dan tidak harus mengisolasi diri.

"Sekarang, di hari ke-10 sejak timbulnya gejala, (Trump) bebas demam selama lebih dari 24 jam dan semua gejala membaik. Bermacam-macam tes diagnostik lanjutan yang diperoleh mengungkapkan tidak ada lagi bukti virus secara aktif mereplikasi," kata Dr Sean Conley dalam sebuah memo.

"Ke depan, saya akan terus memantaunya secara klinis saat dia kembali ke jadwal aktif," lanjutnya

Conley, sebagai dokter kepresidenan, menambahkan Trump telah mendemonstrasikan penurunan viral load.

Baca juga: Trump Sapa Para Pendukungnya dari Balkon Gedung Putih

Viral load mengacu pada seberapa banyak virus yang ada dalam sampel yang diambil dari pasien, apakah itu darah atau dalam kasus covid-19 sekresi yang dikumpulkan selama usap hidung dalam.

Conley tidak menunjukkan apakah presiden baru-baru ini melakukan tes covid-19 dan tidak menyampaikan perawatan yang sedang dijalani Trump. Tidak dijelas bahwa presiden AS itu sudah dites negatif virus korona atau belum.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, orang dengan kasus virus korona sedang atau parah dapat tetap menular hingga 20 hari atau lebih setelah dites positif. Sehingga, harus mengisolasi diri selama periode waktu itu.

Trump diperkirakan akan kembali ke jalur kampanye pada Senin (12/10) untuk rapat umum yang dijadwalkan di Florida. Dia juga dijadwalkan mengunjungi Pennsylvania pada Selasa (13/10) dan Iowa pada Rabu (14/10).

Sebelumnya, Sabtu (10/10), Trump mengadakan acara publik pertamanya di Gedung Putih sejak didiagnosa dan dirawat di rumah sakit karena covid-19. Ratusan pendukung berbaris ke South Lawn ketika Trump berbicara singkat dari balkon.

Peserta pun tidak dites untuk covid-19 dan jarak sosial tidak diberlakukan. Pendukung juga tidak diwajibkan memakai masker wajah.

"Itu akan menghilang," kata Trump tentang virus korona, mengabaikan pengalamannya sendiri dengan virus itu dan tidak menyebutkan bahwa dia telah diberi oksigen dan perawatan steroid.

"Saya ingin Anda tahu bahwa bangsa kita akan mengalahkan virus Tiongkok yang mengerikan ini. Kami memproduksi terapi dan obat-obatan yang kuat dan kami menyembuhkan yang sakit dan kami akan pulih dan vaksin keluar dengan sangat, sangat cepat," tambahnya.

Lebih dari 215 ribu orang Amerika telah meninggal karena covid-19 dan hampir 7,8 juta telah terinfeksi, menurut hitungan NBC News. (OL-1)

BERITA TERKAIT