11 October 2020, 10:09 WIB

Swiatek Bertekad Bisa Konsisten Seperti Nadal


Basuki Eka Purnama, Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

IGA Swiatek menyebut keberhasilannya menjadi juara di Prancis Terbuka sebagai pengalaman yang mengubah hidupnya dan mengatakan tantangan terbesarnya kini adalah menyamai konsistensi pemain idolanya, Rafael Nadal, yang sukses 12 kali menjuarai Roland Garros.

Petenis berusia 19 tahun itu menjadi petenis Polandia pertama yang meraih gelar Grand Slam saat dia menang 6-4 dan 6-1 atas jawara Australia Terbuka Sofia Kenin, Sabtu (10/10).

Dia mengalahkan prestasi Jadwiga Jedrzejowska, petenis Polandia tersukses, yang menjadi runner-up Prancis Terbuka pada 1939.

Baca juga: Kenin Sebut Cedera Sebabkan Dirinya Gagal Juara Prancis Terbuka

"Ini gila karena saya menonton Rafael Nadal mengangkat trofi setiap tahun dan kini saya berada di tempat yang sama," ujar Swiatek.

"Saya tidak menyangka bisa menjadi juara. Ini sangat luar biasa bagi saya. Ini adalah pengalaman yang mengubah hidup," lanjutnya.

Petenis berperingkat 54 dunia itu merupakan petenis berperingkat terendah sepanjang sejarah yang berhasil memenangkan Coupe Suzanne Lenglen.

Peringkat Swiatek akan naik menjadi 17 pada Senin (12/10) setelah menjadi juara Prancis Terbuka termuda setelah Monica Seles yang berusia 18 tahun pada 1992.

"Saya merasa masih bisa terus berkembang karena saya baru berusia 19 tahun. Saya sadar permainan saya masih belum sempurna," ujar Swiatek.

"Saya juga merasa tantangan terbesar saya adalah terus konsisten. Itu merupakan hal yang dihadapi tenis putri. Itulah mengapa kita selalu memiliki juara Grand Slam baru. Kita tidak memiliki petenis yang konsisten seperti Rafa, Roger, dan Novak. Karenanya, target saya adalah tampil konsisten seperti mereka," pungkasnya. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT