11 October 2020, 04:17 WIB

Kemensos Jaga Konsistensi Tangani Pandemi


RO/N-2 | Politik dan Hukum

SATU tahun lalu, di bulan Oktober, Juliari P Batubara dilantik menjadi Menteri Sosial. Urusannya lumayan pelik, mulai rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, hingga perlindungan sosial, dan penanganan fakir miskin.

Beberapa bulan berjalan, pandemi datang. Urusan Kementerian Sosial semakin bertumpuk karena menjadi salah satu leading sector penanganan pandemi. Kemensos harus menyelenggarakan jaring pengaman sosial.

Pandemi terbukti berdampak pada jutaan warga. Mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup karena tidak banyak lapangan pekerjaan
yang bisa bertahan.

Semangat Juliari terpompa. “Kondisi ini harus kita lihat sebagai ladang bagi tugas mulia untuk membantu masyarakat di tengah pandemi,” jelasnya, saat menggelar Virtual Town Hall Meeting, Jumat (9/10).

Sebagai lembaga yang berada di garis depan penanggulangan dampak sosial pandemi, pemerintah memodali Kemensos anggaran Rp134 triliun, paling besar di antara kementerian lain. Kesungguhan Juliari melaksanakan kepercayaan Presiden Joko Widodo menular kepada anak buahnya. Hasilnya, penyerapan anggaran Kemensos terus berada di peringat teratas.

“Saya juga bangga karena tata kelola anggaran Kemensos juga memuaskan. Buktinya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengganjar pengelolaan anggaran dengan predikat wajar tanpa pengecualian selama empat kali berturut-turut,” jelas anggota DPR-RI dua periode itu.

Karena itu, ia mengapresiasi jajaran Kementerian Sosial yang telah bekerja keras. “Saya mendorong agar kinerja kita bersama ini tetap konsisten hingga akhir tahun,” tuturnya.

Jurnalis senior Andy F Noya yang juga tampil dalam acara itu mengakui Juliari ialah pekerja total dan selalu bekerja sepenuh hati. “Saking aktifnya turun ke lapangan, saya sampai khawatir beliau akan terpapar covid-19.” (RO/N-2)

BERITA TERKAIT