10 October 2020, 23:02 WIB

Rektor Uhamka Tanamkan Kemandirian Mahasiswa di Kuliah Perdana


Syarief oebaidillah | Humaniora

TAHUN akademik 2020/2021 Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka resmi di buka. Kuliah perdana Uhamka di tahun ajaran baru ini diberikan oleh Rektor Gunawan Suryoputro secara virtual. Kuliah itu bertajuk “Kebijakan dan Implementasi Pembelajaran di Perguruan Tinggi pada Masa Pandemi Covid 19” di Jakarta, Sabtu, (10/10).

Gunawan mengatakan, mahasiswa yang melanjutkan pendidikan tinggi merupakan salah satu bagian kecil pemuda di Indonesia yang sangat beruntung. Dengan keberuntungan yang di miliki ini lah maka harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Tentunya perguruan tinggi sangat berbeda dengan lingkungan sekolah, suksesnya kita dalam menyelesaikan masa studi kita selama kuliah adalah keberhasilan atas diri kita sendiri. Maka dari itu sebagai mahasiswa, kunci utama yang harus ditanamkan dalam diri adalah kemandirian," kata Gunawan.

Guru Besar Bahasa Inggris Uhamka ini menegaskan, sebagai perguruan tinggi yang dibawah naungan persyarikatan, Uhamka merupakan Universitas terbaik dan sudah berpengalaman dalam bidang pendidikan tinggi sejak 1957. Eksistensi yang selalu dibangun dan kualitas yang diberikan tentunya demi membentuk para pemuda untuk menjadi pemimpin bangsa.

Baca juga : UT Wisuda 19 Pekerja Migran Indonesia di Korsel

BPH Uhamka Dadang Kahmad mengatakan, mahasiswa baru Uhamka harus dapat meningkatan soft skill yang dibutuhkan di era revolusi industri 4.0. Sebagai mahasiswa harus memiliki keterampilan yang bisa bersaing hingga penjuru dunia.

"Kemampuan yang harus dimiliki yakni kolaborasi, berkomunikasi, berpikir kritis, dan kreatif, juga inovatif untuk mencapai kompetensi .Seyogyanya mahasiswa harus sering membaca, meneliti, menulis dan juga berbicara” kata Dadang Kahmad.

Kuliah perdana itu diikuti sekitar 4.300 mahasiswa di 5 ruang pertemuan virtual aplikasi Zoom. Uhamka berharap kepada mahasiswanya dapat berkolaborasi dengan baik sehingga menjadi lulusan yang unggul, maju untuk menjadi pemimpin bangsa dan bersiap menghadapi Indonesia Emas pada 2045.(OL-7)

BERITA TERKAIT