10 October 2020, 14:50 WIB

Biaya Perbaikan 46 Halte Rusak oleh Demo Ditaksir Rp65 Miliar


Hilda Julaika | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sebanyak 46 halte Transjakarta mengalami kerusakan saat demonstrasi penolakaan Undna-Undang Cipta Kerja, Kamis (8/10). Tiga halte di antaranya masuk ke dalam kategori rusak berat yakni, Halte di Bundaran HI, Halte Tosari, dan Halte Sawah Besar.

“Iya jadi ada 46 halte yang mengalami kerusakan kemudian ada 3 halte yang rusak berat. Ini seperti halte di Bundaran HI, Tosari dan Sawah Besar. Itu rusak berat yang harus dirombak total,” kata Anies di Bundaran HI, Sabtu (10/10).

Anies menargetkan Senin depan halte-halte ini sudah bisa digunakan sebagian halte untuk masyarakat melakukan aktivitas. Dengan rincian separuh halte bisa digunakan kembali, sedangkan separuhnya lagi harus dimulai pembangunan. Baru dalam lima pekan ke depan semua halte sudah bisa beroperasi kembali secara total.

“Nah kita ingin hari Senin ini sudah bisa digunakan lagi temporer tapi belum keseluruhannya. Karena separuh akan dipakai dan separuh dimulai pembangunan. Kita berharap dalam lima pekan ini semua sudah mulai beroperasi lagi,” harapnya.

Adapun penanggung jawab perbaikan halte ini dilakukan oleh Transjakarta sebagai yang memiliki aset. Anies memperkirakan biaya perbaikan yang ditelan mencapai Rp65 miliar. Pihaknya berupaya memastikan pengerjaan perbaikan halte bisa selesai dan berfungsi kembali.

“Ini adalah asetnya PT Transjakarta yang akan memperbaiki ini semua. Untuk halte itu diperkirakan sejauh ini ya per hari ini Rp65 miliar. Angkanya cukup besar ini bukan angka yang kecil, dan bisa dibilang ini halte terbaik di Indonesia yang rusak ini. Kalau terbaru itu ini satu di Bundaran HI dan di Tosari. Kita akan segera kembalikan supaya bisa berfungsi lagi dengan baik,” paparnya. (P-2)

BERITA TERKAIT