10 October 2020, 09:58 WIB

Tammy dan Sancho Kembali ke Timnas Inggris


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PELATIH Tim Nasional Inggris, Gareth Southgate, membuka peluang Tammy Abraham dan Jadon Sancho kembali bermain saat melawan Belgia di Liga A Grup 2 UEFA Nations League (UEL) 2020-2021, Minggu (11/10). Kedua pemain sempat dicoret dari skuad karena persoalan indisipliner.

Sebelumnya, Tammy, Sancho serta Ben Chilwell melanggar protokol kesehatan usai menghadiri pesta ulang tahun Abraham pada Sabtu (3/10). Seperti diketahui, pemerintah Inggris mengeluarkan aturan jika sebuah pertemuan hanya boleh dihadiri oleh maksimal enam orang. Sementara dalam pesta kejutan tersebut, dikabarkan ada 20 orang yang datang. Mereka tidak masuk skuad The Three Lions saat mereka melakoni laga uji coba kontra Wales, Jumat (9/10) dini hari WIB.

Kini setelah pertandingan kontra Wales, Gareth Southgate mengonfirmasi jika Tammy Abraham dan Jadon Sancho akan kembali ke skuad dan berpeluang diturunkan saat mereka melawan Belgia dan Denmark di UEFA Nations League. Sementara Ben Chilwell belum bisa bergabung karena sakit.

"Tammy Abraham dan Jadon Sancho berlatih secara mandiri, mereka ada di dalam skuad tetapi masih menjalani isolasi. Ketiganya negatif COVID-19, namun Ben Chilwell sakit, kami pikir sakit yang dialaminya ringan, tetapi sebagai langkah pencegahan, untuk saat ini dia dipisahkan dari skuad," ujar Southgate.

"Ada sedikit kemungkinan bahwa Chilwell tidak akan berada di dalam skuad jelang tes COVID-19 yang diwajibkan UEFA sebelum pertandingan melawan Belgia di hari Minggu, tetapi Sancho dan Abraham akan kembali dan bisa diturunkan," tambah pelatih berusia 50 tahun tersebut

Sementara itu, Inggris dan Belgia tengah dalam tren bagus jelang pertandingan. The Three Lions belum pernah kalah dalam 6 pertandingan terakhir dengan membukukan 5 kemenangan dan 1 kali imbang. Dua laga pertama Inggris di ajang Liga Negara musim ini dilalui dengan baik. Mereka menang 1-0 saat melawat ke markas Islandia, dan bermain imbang tanpa gol saat bertamu ke Denmark. Dalam klasemen sementara, Inggris bertengger di peringkat 2.

Saat melawan Wales dalam laga uji coba lalu, Gareth Southgate sangat mengapresiasi capaian skuadnya yang dalam laga tersebut banyak dihuni para debutan. Mereka menang dengan skor 3-0.

"Saya pikir para pemain melakukannya dengan sangat baik, sulit menyatukan banyak anggota baru tanpa pengalaman, namun mereka mengatasinya dengan baik," ujar Southgate, dikutip dari laman resmi federasi.

"Awalnya belum cair, tapi semakin lama pertandingan berlangsung, mereka dapat masuk dalam permainan, masalah taktikal saat Wales menekan, dan kami menyelesaikan dengan sangat kuat," tambahnya.

Sementara Belgia juga dalam tren yang positif. Romelu Lukaku dan kawan-kawan tak pernah kalah dalam 13 pertandingan terakhir. Tim berjuluk Diables Rouges ini bahkan mampu menorehkan 12 kemenangan beruntun, sebelum terputus lantaran bermain imbang 1-1 kontra Pantai Gading dalam laga uji coba Jumat (9/10) dini hari.

baca juga: Penundaan Seri A Ancam Olahraga Italia

Belgia saat ini memimpin klasemen Liga A Grup 2 berkat kemenangan meyakinkan dalam 2 matchday awal. Tim besutan Roberto Martínez unggul 0-2 di kandang Denmark, lalu menang telak 5-1 saat menjamu Islandia. Namun, sejumlah pemain kunci Belgia dikabarkan tak bisa diturunkan saat melawan Inggris, termasuk sang kiper andalan Thibaut Courtois. Akibatnya Roberto Martínez dipaksa putar otak untuk membawa sejumlah debutan.

"Sekarang kami bisa menambah jumlah pemain di skuad dan membuka jendela bagi banyak debutan, banyak talenta muda di tim," ujar Martínez.

"Mereka mendapat kesempatan berada di tim nasional, dan sekarang kami akan melihat apa yang dapat mereka lakukan, dan apakah mereka dapat menambah persaingan di grup," tambahnya. (Goal/Thesun/OL-3)
 

BERITA TERKAIT