10 October 2020, 09:23 WIB

Timses: Isu Negatif Paslon Zairullah-Rusli Hanya Gorengan Lawan


Denny Susanto | Nusantara

PADA masa kampanye, isu-isu negatif untuk menyerang lawan politik dalam proses pelaksanaan Pilkada merupakan hal yang lumrah dan banyak terjadi di berbagai daerah termasuk Pilkada Kabupaten Tanah Bumbu. Belakangan muncul isu negatif seputar keterlibatan pengusaha daerah Haji Syamsudin (HI) yang dinilai dapat merugikan pasangan calon Zairullah Azhar-M Rusli (ZR).

Demikian dikemukakan Anggota Tim Pemenangan Paslon ZR, M Akram, Minggu (11/10) menyikapi perkembangan dan situasi Pilkada di Kabupaten Tanah Bumbu. 

"Banyak isu-isu negatif yang muncul termasuk keterlibatan pengusaha daerah, HI. Ini tentunya merugikan paslon kami khususnya keberadaan calon Wakil Bupati HM Rusli yang merupakan kakak dari HI," ujarnya. 

Isu-isu ini hanya gorengan dari lawan politik saja. Karena itu masyarakat hendaknya dapat memahami dan mencermati secara bijak. Menurut Akram keputusan Zairullah Azhar tokoh pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu untuk maju di Pilkada 2020, atas dasar permintaan masyarakat. Banyak masyarakat yang meminta ZA untuk kembali membesarkan Tanah Bumbu karna melihat bahwa saat ini Tanah Bumbu berkembang tidak lagi sesuai dengan harapan masyarakat atau Panitia Penuntut Pemekaran Kabupaten Tanah Bumbu.

Saat ini lawan politik mulai mencari celah untuk menurunkan elektabilitas ZA dan kemudian mulai menyerang figur calon Wakil Bupati, Muhammad Rusli,  dengan menghembuskan berbagai isu negatif dan mengaitkan dengan sosok pengusaha HI. Sementara Zairullah Azhar sendiri membantah beragam isu negatif yang menyerang dirinya dan pasangannya tersebut. Isu-isu yang berkembang diantaranya soal perampasan tanah rakyat dan adanya intervensi pengusaha atau cukong.

Zairullah mengakui bahwa dirinya tidak lagi muda seperti jualan politik pihak lawan, tetapi hal itu menunjukkan bahwa dirinya lebih kaya pengalaman dan sudah dibuktikan dalam kepemimpinan awal pemekaran Kabupaten Tanah Bumbu periode 2003-2010. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT