10 October 2020, 05:05 WIB

KPK Perlu Usut Proyek Jalan GDC Depok


(KG/J-2) | Megapolitan

OMBUDSMAN Republik Indonesia (ORI) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengusut kemungkinan adanya pelanggaran terkait dengan proyek pengaspalan senilai Rp22,5 miliar yang dikerjakan PT ATPN di Jalan Boulevard, Kompleks Grand Depok City (GDC), Cilodong, Kota Depok.

Kepala Keasistenan Pemeriksa 7 ORI Ahmad Sobirin menilai lembaga antirasuah bisa memproses berdasarkan laporan masyarakat yang mengatakan kondisi infrastruktur di Jalan Boulevard sudah rusak, satu bulan setelah proyek tersebut rampung dikerjakan.

"Kami harap KPK turun tangan mengecek proyek sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok dan Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Kota Depok selaku pihak yang menenderkan proyek," ujarnya, kemarin.

Saat ini kondisi jalan sepanjang 5 kilometer dengan lebar 6 meter itu tidak mulus. Terlihat banyak retakan di beberapa sudut akibat terkena hujan. Sebelumnya, Pemkot Depok melalui Dinas PUPR mengalokasikan dana APBD 2020 sebesar Rp22,5 miliar untuk pengaspalan jalan dan Rp11,5 miliar untuk proyek perbaikan dua jembatan di lokasi yang sama. (KG/J-2)

BERITA TERKAIT