10 October 2020, 08:43 WIB

Satgas Covid-19 Papua Barat Ingatkan KPU Cegah Klaster Pilkada


Martinus Solo | Nusantara

SATGAS Penanganan Percepatan Covid-19 Papua Barat meminta KPU Papua Barat dan semua yang terlibat Pilkada 2020 untuk mencegah munculnya klaster covid-19 Pilkada. Juru Bicara Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap menjelaskan akhir-akhir ini telah muncul klaster perkantoran, perbankan, tenaga kesehatan dan keluarga tersebar di seluruh kabupaten/kota Papua Barat.

Untuk itu Pilkada serentak tahun ini yang digelar di 9 kabupaten harus bisa mengantisipasi penyebaran covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan baik kepada pasangan calon maupun masyarakat pendukung paslon.

"Kejadian ini sebenarnya menjadi pengalaman penting yang harus dievaluasi oleh semua pihak dalam rangka pencegahan Covid-19. Kandidat saja bisa terpapar yang dia tidak tahu dari mana dia dapat. Nah ini yang harus dievaluasi," kata dr Arnold Tiniap di Kantor Satgas Covid-19 Papua Barat, Sabtu (10/10).

Menurutnya kewaspadaan dan rasa abai masyarkat itu tinggi sehingga bisa mempermudah penyebaran virus berjangkit ke berbagai tempat mengikuti mobilisasi orang.

"Makanya jangan kaget kalau angka kasus positif covid-19 di Papua Barat meningkat tajam," ujarnya.

Sebelumnua Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya mmengatakan Pilkada serentak tahun ini bisa sukses jika semua pihak baik penyelenggara pemilu, para kandidat dan masyatakat patuh terhadap protokol kesehatan covid-19.

baca juga:  Kapolda Gelar Rakor Pengamanan Kawasan Wisata Nasional 

Menurutnya KPU Papua Barat  telah melakukan protokol kesehatan covid-19 secara berjenjang dan seluruh orang yang terlibat di KPU menggunakan alat pelindung diri sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020. Selain itu Bawaslu diberi kewenangan membuarkan kegiatan kerumunan warga di saat kampanye karena berpotensi bisa terjadi penularan covid-19. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT