10 October 2020, 07:56 WIB

Jumlah Korban Keracunan Nasi Kuning Bertambah Jadi 205 Orang


Kristiadi | Nusantara

DINAS Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat korban keracunan massal makan nasi kuning di Kecamatan Mangkubumi telah mencapai 205 orang. Puluhan korban masih menjalani perawatan. 

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Titie Purwaningsih mengatakan warga yang keracunan nasi kuning tingkat ringan dan sedang dirawat di puskesmas, klinik dan ruang kelas SDN Puspasari. Sedangkan keracunan tingkat berat dirujuk di rumah sakit.

"Ketersediaan kapasitas kamar di rumah sakit terbatas maka yang gejala ringan dan sedang dirawat di puskesmas, klinik dan di ruang kelas. BPBD Kota Tasikmalaya menyiapkan 100 pelbet. Dinas Sosial menyiapkan dapur umum dan tenaga relawan. Tenaga medis juga disiapkan," kata Titie, Sabtu (10/10).

Saat ini di SDN Puspasari ada 50 pasien yang dirawat. Kemudian 125 orang berobat jalan, 4 orag dirawat di Puskesmas Karanganyar, 4 orang dirawat di klinik swasta, satu orang dirawat di RS TMC dan 23 orang dirujuk ke RSUD dr Soekardjo karena dehidrasi.

Titie mengungkapkan, keracunan nasi kuning dan snack secara massal tersebut dilakukan setelah warga di 12 kampung menghadiri undangan syukuran ulang tahun anak pengusaha setempat. Semua menerima makanan berupa nasi kuning dan snack. Makanan yang tersisa dibagikan ke tetangga-tetangga yang tidak menghadiri acara ulangtahun.

baca juga: Kini Jumlah Korban Keracunan di Tasikmalaya Mencapai 171 Orang 

Titie memperkirakan orang yang mengonsumsi nasi kuning dan snackbisa mencapai 400 hingga 500 orang. Dari 205 orang yang keracunan rinciannya 25 balita, 57 anak, 105 dewasa dan 18 lansia dari 12 kampung. Dari 205 orang itu, 125 orang mengalami gejala ringan, 56 orang keracunan tingkat sedang, dan 24 orang tingkat berat. (OL-3)

BERITA TERKAIT