10 October 2020, 05:42 WIB

Kejagung Tangkap Buron Kasus PNPM


Cah/Medcom/P-5 | Politik dan Hukum

KEJAKSAAN Agung melalui Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menangkap tersangka kasus korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), Yani Puspitasari. Ia masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2017 dan diamankan di Karawang, Jawa Barat.

“Kamis (8/10) sekitar pukul 18.20 WIB, Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Kejaksaan Negeri Kebumen serta Kejaksaan Negeri Karawang dan dengan bekerja sama dengan Kejaksaan Agung RI melakukan pengamanan dan penangkapan terhadap tersangka yang masuk DPO Kejaksaan Negeri Kebumen atas nama Yani Puspitasari binti Muchtar Badjuri di Karawang Jawa Barat,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono dalam keterangan resmi, kemarin.

Menurut dia, Yani Puspitasari berstatus sebagai tersangka pada perkara tindak pidana korupsi dana PNPM Tahun Anggaran 2013-2015 yang sedang disidik Kejaksaan Negeri Kebumen sejak 2017. Ketika dipanggil secara patut untuk dimintai keterangan sebagai tersangka, yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan.

“Oleh karena itu, kemudian nama tersangka dimasukkan DPO Kejaksaan Negeri Kebumen,” jelasnya.

Ketika diintensifkan kembali pencarian buron atau DPO dimaksud, lanjut dia, keberadaannya terpantau di wilayah Kabupaten Karawang. Setelah proses pemantauan dan pengintaian selama dua hari, Yani Puspitasari dapat diamankan.

“Keberadaan tersangka tinggal di sebuah rumah di Jalan Proklamasi, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Karawang yang sudah melakukan tracing sejak dua hari lalu, berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan,” ujarnya.

Yani Puspitasari, kata dia, kemudian diamankan di Kantor Kejaksaan Negeri Karawang dan selanjutnya akan dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Kebumen. “Proses selanjutnya dilaksanakan untuk dilakukan penahanan rumah tahanan negara guna memperlancar pemeriksaan yang bersangkutan sebagai tersangka,” pungkasnya.

Dengan tertangkapnya Yani, Kejaksaan Agung total sudah menangkap 91 buron dalam kurun waktu 9 bulan terakhir. “Penangkapan buron ini merupakan keberhasilan Tabur yang ke-91 pada 2020 dari berbagai wilayah,” kata Hari. (Cah/Medcom/P-5)

BERITA TERKAIT