10 October 2020, 05:25 WIB

Rangkaian Program Kolaborasi Kementerian RI dan Martha Tilaar Grou


Gan/S1-25 | Humaniora

DESA Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, berhasil meraih juara 1 perlombaan Kampung Sehat. Hal itu melalui hasil penjurian yang dilakukan Pemkab Lombok Tengah, TNI-Polri, tokoh agama, akademisi dan tokoh masyarakat dengan jumlah nilai 950 poin.

Raihan nilai tinggi Desa Bilebante karena berhasil menginisiasi generasi muda dan kelompok perempuan mampu membangun kohesivitas masyarakat di seluruh dusun.

Desa Bilebante merupakan bagian dari proyek Inovasi dan Investasi untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan yang Inklusif atau ISED. Proyek ini bertujuan untuk mempromosikan pekerjaan yang inklusif dan berkelanjutan melalui pengembangan desa wisata kebugaran.

Proyek tersebut digagas oleh Pemerintah Indonesia dan Jerman, melalui Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (BMZ) dan Kementerian Perencanaan Pembangunani Nasional (Bappenas) bersama dengan GIZ sebagai badan pelaksana, Kemenkop dan UMKM dan Kementerian Desa Tertinggal, serta Kemenpar.

Sebagai salah satu anggota Indonesia Global Compact Network (IGCN), Martha Tilaar Group senantiasa berusaha untuk menerapkan prinsip-prinsip Global Compact PBB. Mulai dari sesama unit bisnis maupun dengan pihak/institusi lain, Martha Tilaar Group (MTG) turut ambil bagian dalam Proyek ISED.

Proyek ISED bertujuan untuk memperkuat kapasitas sektor swasta dan publik untuk mempromosikan pekerjaan yang inklusif dan berkelanjutan, serta terkait erat dengan prioritas pembangunan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

Martha Tilaar Group menunjukkan minat dan komitmennya untuk bergabung dengan ISED dalam mempromosikan pekerjaan yang inklusif dan berkelanjutan melalui pengembangan desa wisata kebugaran di Desa Bilebante.

Melalui unit bisnisnya, yaitu Kampoeng Djamoe Organik, Roemah Martha Tilaar dan Cantika Puspa Pesona (Martha Tilaar Salon Day Spa), MTG memberikan berbagai macam pelatihan tak hanya bagi para remaja putra dan putri tapi juga untuk para ibu rumah tangga.

Dengan mendatangkan trainer berpengalaman dan profesional, pelatihan yang diberikan mencakup tiga bidang utama. Di antaranya pelatihan spa terapis, entrepreneur skills and management, pengelolaan lahan hijau organik dan masih banyak lagi.

Partisipasi Martha Tilaar Group dalam proyek ISED mulai dilaksanakan sejak awal 2019 atau selama kurang lebih satu tahun dengan harapan dapat membawa dampak yang positif bagi masyarakat luas.

Hal itu diharapkan menjadi awal bagi kegiatan-kegiatan sosial berkesinambungan lainnya bersama institusi pemerintah dan GIZ. Kemenangan Desa Bilebante di Lomba Kampung Sehat tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri yang secara tidak langsung membuktikan bahwa proyek ISED sukses dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pelatihan tata kecantikan

Selain kolaborasi di atas, Martha Tilaar Group melalui salah satu unit bisnisnya yaitu Puspita Martha International Beauty School dipercaya oleh Kementerian Ketenaga Kerjaan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk berperan serta dalam pelatihan yang diadakan oleh kedua institusi pemerintah tersebut.

Kementerian Ketenagakerjaan, khususnya Direktorat Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan menggandeng Martha Tilaar Group untuk berkolaborasi dalam Pelatihan Teknis Kejuruan Tata Kecantikan. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas para instruktur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta bidang tata rias dan tata kecantikan.

Pelatihan teknis kejuruan tata kecantikan dilaksanakan di Puspita Martha International Beauty School, dengan metode blended training. Untuk pelatihan online dilaksanakan pada 7 hingga 17 September 2020, dan sesi offline atau luring (luar jaringan) diselenggarakan pada 21 hingga 30 September 2020, di Kampung Djamoe Organik/Martha Tilaar Training Centre.

Di akhir acara, peserta mengikuti ujian sertifikasi profesi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Puspita Martha.

Pelatihan ini diikuti oleh 40 instruktur dari LPK dan LKP kecantikan dalam bidang tata rias dan tata kecantikan dari berbagai daerah Indonesia.

Pelatihan dilakukan dengan standar Puspita Martha International Beauty School dan SOP kompetensi ujian sertifikasi profesi, yang diawali dengan teori dan demonstrasi, dilanjutkan dengan praktik, dan diakhiri pada Selasa (29/9).

Pelatihan kompetensi

Sementara untuk program Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Pengelola dan Instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Martha Tilaar Group digandeng oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Direktorat Kursus dan Pelatihan.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi para pengelola dan instruktur agar LKP-LKP di Indonesia dapat memiliki standar yang tinggi dan dapat bersaing di industri. Dalam pelaksanaannya pelatihan dibagi menjadi dua.

Pertama, pelatihan untuk 20 pengelola LKP yang diadakan dengan beberapa kegiatan yang diadakan di Puspita Martha International Beauty School Jakarta. Mereka mendapat pelatihan business mana- gement, marketing knowledge, business communication, blended learning, people skills, manajemen sumber daya manusia. Kurikulum tersebut sesuai dengan standar SKKNI dan DUDI, dan lain-lain. Pelatihan pengelola diadakan pada 30 September-6 Oktober 2020 di Hotel Santika Cikarang.

Pelatihan kedua ditujukan untuk 20 instruktur LKP. Berlokasi di Martha Tilaar Training Centre (KaDO), pelatihan berlangsung pada 30 September- 9 Oktober 2020. Pelatihan ini dibagi menjadi tiga grup, yaitu tata rias pengantin, tata kecantikan kulit dan tata kecantikan rambut.

Instruktur juga mendapatkan pelatihan soft skills, seperti people skill, business management dan social media promotion. (Gan/S1-25)

BERITA TERKAIT