10 October 2020, 04:10 WIB

Mercusuar Demokrasi


Ifa/S1-25 | Internasional

RAKYAT Taiwan memperingati Hari Nasional mereka atau yang dikenal Double Tenth Day (10-10) setiap 10 Oktober. Hari besar itu selalu jadi momentum bagi rakyat Taiwan meneguhkan kebanggaan terhadap tanah air mereka.

Kebanggaan rakyat Taiwan juga berbanding lurus dengan keyakinan terhadap demokrasi yang berkembang di negara itu dan komitmen untuk melindungi hak asasi manusia saat kebebasan sipil di seluruh dunia sedang dirongrong.

Demokrasi di Taiwan dianggap cukup menggembirakan. Pengabdian mereka pada prinsip-prinsip demokrasi terlihat selama pemilihan presiden pada 2020.

Sebanyak 14 juta pemilih atau 74,9% dari total penduduk yang punya hak pilih berkontribusi dalam pesta demokrasi untuk menjadikan suara mereka didengar. Hasilnya, rakyat Taiwan kembali menaruh kepercayaan kepada Presiden Tsai Ing-wen. Sang Presiden pun berjanji untuk melakukan berbagai cara memperkuat institusi demokrasi.

Untuk itu, Tsai Ing-wen akan membentuk komisi hak asasi manusia dan menurunkan usia pemilih menjadi 18 tahun, menempatkan hak-hak sipil dalam jiwa nasional Taiwan, dan semakin memperluas suara pemuda dalam pemerintahan mereka.

Di bawah pemerintahannya, rakyat Taiwan bangga atas kekuatan dan ketahanan demokrasi mereka. Tsai Ing-wen juga dianggap sebagai teladan yang cemerlang bagi dunia. (Ifa/S1-25)

BERITA TERKAIT