10 October 2020, 02:50 WIB

Quartararo dan Mir Menolak Team Order


MI | Olahraga

JELANG GP Prancis yang akanberlangsung besok, pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo menegaskan tidak berharap akan mendapat bantuan dari timnya untuk bisa mendapatkan podium pertama dan memperbesar peluang untuk jadi juara dunia.

Pembalap yang akan beraksi di hadapan publiknya sendiri itu mengatakan team order hanya digunakan dalam kondisi mendesak. Quartararo bahkan rela membantu rekan setimnya, Franco Morbidelli, jika memang bisa meraih gelar juara pada akhir pekan ini.

“Bagi saya, tidak akan ada team order. Saya akan fokus sepenuhnya kepada setiap balapan. Rekan setim saya perlu bertarung untuk kemenangan dan balapan ini bukan balapan terakhir. Tentunya pada momen terakhir di balapan terakhir dan kami perlu mengatur strategi maka tentu akan ada team order,” ungkap Quartararo seperti dilansir Crash, kemarin.

Quartararo saat ini berada di puncak klasemen dengan 108 poin. Dirinya dibuntuti pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir yang ada di posisi kedua dengan selisih 8 poin. Mir bukan satu-satunya yang bisa menggusur Quartararo dari peringkat pertama mengingat beberapa pembalap lain seperti Maverick Vinales (Monster Yamaha), Andrea Dovizioso (Ducati), dan Morbidelli bisa menyalipnya di persaingan yang hanya menyisakan enam balapan lagi.

“Jika posisi kami dibalik dan Morbidelli sedang berjuang untuk kejuaraan di balapan terakhir, tentu saya akan membantunya, tetapi tidak akan ada team order sampai balapan terakhir di musim ini, ini hal terbaik untuk bertarung bagi gelar juara,” imbuh Quartararo.

Hal serupa juga disampaikan Mir yang akan membantu Alex Rins, rekannya di tim, memenangi juara dunia bila dirinya tidak sedang berkompetisi untuk gelar yang sama.

“Alex memiliki kesempatan untuk menang. Jadi, menurut saya, bila dalam dua atau satu balapan terakhir dengan satu pembalap memiliki kans untuk memenangkan gelar dan lainnya tidak, tentu akan ada team order,” terang Mir. (Dro/Crash/R-3)
 

BERITA TERKAIT