10 October 2020, 01:55 WIB

Trump Tolak Konsep Debat Virtual


MI | Internasional

PRESIDEN AS Donald Trump menyatakan menarik diri dari debat calon presiden yang akan digelar pada 15 Oktober setelah format debat diubah secara virtual untuk mencegah penyebaran covid-19.

Trump, yang dirawat di rumah sakit selama tiga hari setelah dinyatakan positif virus korona, mengecam perubahan format tersebut. “Saya tidak akan membuang waktu saya untuk debat virtual. Bukan itu yang dimaksud dengan debat,” kata Trump dalam wawancara via telepon dengan Fox Business.

“Anda duduk di belakang komputer dan melakukan debat, itu konyol, lalu mereka memotong Anda (berbicara) kapan pun mereka mau,” katanya.

Keputusan Trump tersebut berarti debat kedua dan terakhir antara dua pesaing Gedung Putih akan berlangsung pada 22 Oktober, kurang dari dua minggu sebelum pemilihan pada 3 November.

Beberapa penasihat Trump mempertanyakan keputusannya yang tidak mau melakukan debat dalam format baru tersebut. Pasalnya, kata seorang sumber, dia akan kehilangan kesempatan untuk menyampaikan kasusnya kepada jutaan pemilih.

Penolakan Trump atas peru bahan format debat memicu pernyataan bolak-balik di antara kedua kubu. Tim kampanye Trump mengusulkan diadakannya debat lain pada 29 Oktober yang ditolak tim kampanye Biden.


Langkah Demokrat

Partai Demokrat mengusulkan perlunya dibentuk sebuah komisi untuk menyelidiki apakah Presiden Donald Trump sehat secara mental untuk menduduki jabatannya.

Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan dia dan anggota Demokrat lainnya akan memperkenalkan sebuah langkah yang berkaitan dengan Amendemen ke-25 Konstitusi AS, yang memungkinkan wakil presiden untuk mengambil alih jika diputuskan presiden tidak bisa memenuhi tugasnya.

Pekan ini, Pelosi secara langsung sudah mempertanyakan status kesehatan Trump dan klaimnya yang pulih dengan cepat dari covid-19. (AFP/Nur/X-11)

BERITA TERKAIT