09 October 2020, 21:30 WIB

Ini Cara Agar Anda Disukai Kucing


Galih Agus Saputra | Weekend

KUCING barang kali ialah salah satu hewan yang paling menggemaskan untuk dipelihara, akan tetapi sangat sulit untuk diajak berkomunikasi. Tidak seperti anjing yang lebih interaktif dengan majikannya, kucing lebih cuek atau pasif ketika diajak berbicara. 
Namun sejumlah peneliti dari University of Sussex dan University of Portsmouth, Inggris, baru-baru ini rupanya telah berhasil menemukan teknik komunikasi yang baik, agar relasi positif terjadi antara kucing dan manusia.

Para peneliti yang mempublikasikan hasil eksperimen pertama kali di jurnal 'Scientific Reports' itu bahkan mengklaim, teknik ini cukup ampuh untuk 'merebut hati' si kucing. Caranya cukup sederhana, yakni dengan mengedipkan mata secara perlahan. Menurut peneliti, gerakan halus dari kedipan mata sama halnya senyuman manusia bagi si kucing. Teknik ini mereka ketahui setelah melakukan dua gelombang eksperimen pada 45 kucing secara terpisah.

Pada gelombang pertama, para peneliti mengamati interaksi 21 kucing dan majikan yang dimiliki 14 keluarga. Selama eksperimen, para pemilik juga diajari teknik berkedip pada kucing tersebut. 

Pada gelombang kedua, peneliti kemudian mengamati interaksi serupa, akan tetapi dengan 24 kucing berbeda dengan orang asing. Dari dua eksperimen tersebut, peneliti menarik kesimpulan bahwa ketika seseorang berkedip, kucing akan cenderung mendekat.

Peneliti dari School of Psychology, University of Sussex, Karen McComb mengatakan temuan kali ini telah menjawab dugaan yang sudah lama dicurigai para pemilik kucing. Kedipan lambat benar-benar telah menjadi bagian dari proses komunikasi positif antara kucing dan manusia.

"Studi eksperimental ini menjadi yang pertama kali menyelidiki peran kedipan lambat dalam komunikasi kucing-manusia. Dan ini adalah sesuatu yang dapat Anda buktikan sendiri dengan kucing Anda di rumah, atau dengan kucing yang Anda temui di jalan. Ini cara yang bagus untuk meningkatkan ikatan Anda dengan kucing," katanya, seperti dilansir, Dailymail, Kamis, (8/10).

Rekan Karen, Tasmin Humphrey menjelaskan jika perilaku demikian mungkin disebabkan oleh proses adaptif si kucing atas perilaku manusia yang menganggap kedipan lambat sebagai hal positif. Meski begitu, Tasmin juga memberikan catatan bahwa sang pemilik sebaiknya mengurangi pandangan atau kontak mata secara tajam saat bertatap muka dengan si kucing. Bagi si kucing, hal itu dapat dinilai sebagai tindakan intimidatif dan berpotensi merusak interaksi sosial keduanya. (M-1)

BERITA TERKAIT