09 October 2020, 20:50 WIB

Aplikasi 'Paspor Covid-19' Siap Diuji Coba


Putri Rosmalia | Weekend

SEBUAH perusahaan asal Inggris, Common International Standard, tengah menggarap pembuatan aplikasi paspor covid-19. Paspor itu berfungsi sebagai bukti seseorang bebas dari covid-19. Dengan begitu, ia tak perlu menjalani karantina mandiri selama 14 hari ketika tiba di sebuah negara. 

Seperti dilansir dari mirror.co.uk, Jumat, (9/10), dijelaskan bahwa nantinya orang yang ingin melakukan penerbangan ke suatu negara dapat mengunggah hasil tes swab bebas covid-19 dari laboratorium bersertifikat. Jangka waktu antara tes dengan kedatangan masih dalam kajian.

Pendatang juga harus mengisi kuisioner mengenai kondisi kesehatan terkini yang tersedia di aplikasi. 

Bulan ini rencananya paspor itu akan mulai diuji coba di Inggris  pada penumpang pesawat United Airline rute London-New York. Selanjutnya percobaan juga akan dilakukan di Singapura dan Hongkong.

Untuk memaksimalkan aplikasi, kerja sama akan dilakukan dengan pemerintah setiap negara untuk menjamin keamanan selama uji coba berlangsung.

Direktue Pengembangan Bisnis Bandara Heathrow, London, Mark Burgess, mengatakan Heathrow diajak untuk melakukan uji coba oleh perusahaan tersebut. Diharapkan uji coba akan berhasil dan dapat membuat rangkaian penerbangan di tengah pandemi menjadi lebih mudah dan aman. (M-1)

BERITA TERKAIT