09 October 2020, 17:35 WIB

DPRD Brebes Layangkan Surat Penolakan UU Cipta Kerja ke DPR-RI


Supardji Rasban | Nusantara

DEMO menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang digelar di depan Gedung DPRD Brebes Jawa Tengah, Jumat (9/10) ricuh. Kantor DPRD tersebut dipasangi sepanduk bertuliskan "Disegel Rakyat Mosi Tidak Percaya DPR. Demo juga membuat jalur utama Pantura di Brebes ditutup. Pertokoan yang berada di wilayah kota Brebes pun langsung tutup.

Demo yang melibatkan mahasiswa, buruh dan ormas serta pelajar SMK yang awalnya berlangsung tertib, terprovokasi adanya lemparan botol mineral dan batu ke arah petugas yang tengah berjaga.

Pasukan Brimob dari Polda Jawa Tengah yang ikut bergabung dengan petugas keamanan lainnya, langsung menembakkan gas air mata ke arah pendemo untuk membubarkan konsentrasi massa yang melempari batu ke arah petugas.

Kordinator aksi demontrasi Fahmi Alfan, menuntut kepada DPRD Brebes untuk menyuarakan penolakan UU Cipta Kerja dari warga Brebes. "Kami juga menuntut pemerintah menerbitkan Perpu atau peraturan pengganti undang undang," ujar Fahmi.

Terkait permintaan itu, anggota DPRD Brebes Wamadiharjo menyanggupi untuk menyalurkan aspirasi pendemo ke pemerintah pusat. DPRD Brebes segera melayangkan surat penolakannya kepada DPR-RI. "Ini sudah merupakan keputusan kolegial yang diketahui Pak Ketua DPRD Brebes," ucap Wasmadiharjo. (OL-13)

Baca Juga: KPK Perlu Usut Proyek Jalan Boulevard Depok Senilai Rp22,5 Miliar

BERITA TERKAIT