09 October 2020, 16:10 WIB

Fasilitas Sepeda Sewa Dirusak, Kerugian Capai Rp342,5 Juta


Hilda Julaika | Megapolitan

KEPALA Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan demonstrasi penolakan terhadap omnibus law Cipta Kerja yang ricuh, Kamis (8/10) telah merusak fasilitas sepeda sewa. Kerugian mencapai Rp342,5 juta. 

"Berdasarkan data per 9 Oktober pukul 13.15 WIB, kerusakan sepeda sewa/bike share sebagai berikut, yang dibakar ada 128 unit dan yang dirusak ada 45 unit. Perkiraan jumlah kerugian sebesar Rp342,5 juta," kata Syafrin saat dikonfirmasi, Jumat (9/10).

Ia menyebut penggantian kerusakan fasilitas sewa sepeda ini akan ditanggung oleh perusahaan. Pihaknya akan membicarakan lebih lanjut soal ini dengan penyedia sewa sepeda bermerek Gowes tersebut.

"Untuk penggantian sepedanya akan kami koordinasikan dengan perusahaannya. Yang menanggung kerugian dari perusahaannya," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyayangkan beberapa oknum pendemo omnibus law melakukan perusakan beberapa fasilitas umum, Kamis (8/10) malam. Tidak hanya halte Trans-Jakarta, pembakaran dan perusakan fasilitas juga merembet ke bangunan bioskop di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

"Barusan saya memeriksa di Senen karena di tempat ini terjadi kebakaran tadi malam dan lokasinya menyebar ke kios-kios. Semula di bioskop dan alhamdulillah sekarang sudah pendinginan. Mudah-mudahan siang ini proses pemadaman tuntas," ujar Anies, Jumat (9/10).

Fasilitas lain yang turut dirusak dan dibakar yakni kios buku di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Menurutnya, tidak sepatutnya massa turut membakar kios para pengusaha kecil dan mikro tersebut karena dipastikan merugikan pedagang yang sudah kesulitan di tengah pandemi. (P-2)

BERITA TERKAIT