09 October 2020, 14:55 WIB

Cegah Penularan Covid-19, Banyumas Operasikan Alat Deteksi Jarak


Liliek Dharmawan | Nusantara

SEBANYAK 200 alat pendeteksi jarak dioperasikan di Mal Pelayanan Publik Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (9/10). Alat tersebut
akan diberikan bagi pengunjung mal, sehingga saat mereka mengurus perizinan bisa tetap menjaga jarak aman sesuai protokol kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Banyumas Purwadi Santosa
mengatakan bahwa alat tersebut dinamakan sensor physical distancing atau PDP.

"Alat ini dikembangkan oleh Bappedalibang bersama dengan Institut
Teknologi Telkom Purwokerto. Dengan alat sensor ini akan diketahui apakah seseorang berdekatan atau tidak. Jika jaraknya kurang
dari 1-2 meter, alatnya akan berbunyi," jelas Purwadi.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Banyumas Amrin Ma'ruf mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat pasokan t 200 sensor deteksi jarak. "Kami berharap ini dapat menekan
angka penjangkitan covid-19. Sebab, dengan alat ini, masyarakat yang datang bakal terdeteksi jika terlalu dekat satu dengan lainnya."

Menurut Amrin, pihaknya juga menggunakan aplikasi Mas Basid atau Banyumas Bebas Covid. Aplikasi itu membatasi jumlah pengunjung yang bisa datang ke mal. "Setiap harinya hanya dibatasi 400 pengunjung.
Selebihnya, aplikasi akan menutup sendiri." (N-2)
 

BERITA TERKAIT