09 October 2020, 13:44 WIB

Sejarah Singkat Mercedes-Benz di Indonesia 


RO | Otomotif

KEBERADAAN Mercedes-Benz di Indonesia berawal pada 8 Oktober 1970, ketika Daimler-Benz AG selaku produsen mobil Mercedes-Benz, mendirikan PT Star Motors Indonesia (SMI) sebagai agen tunggal pemegang produk Daimler-Benz AG di Indonesia. 

Pada tahun yang sama, PT German Motors Manufacturing (GMM) didirikan sebagai fasilitas manufaktur dan perakitan baru untuk produk Daimler-Benz yang berlokasi di Tanjung Priok. Pendirian SMI dan GMM secara resmi menandai dimulainya era baru Mercedes-Benz di Indonesia.

Pada 1973 GMM mulai merakit mobil penumpang Mercedes-Benz 200, 240 D dan 280 dari seri W 115. Untuk mengakomodasi pertumbuhan produksi mobil penumpang dan kendaraan niaga, Mercedes-Benz mulai beroperasi di fasilitas perakitan lokal baru di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat pada tahun 1982. 

Pabrik Wanaherang merupakan lokasi PT Mercedes -Benz Indonesia dan PT Daimler Commercial Vehicle Manufacturing Indonesia, yang saat ini merakit mobil penumpang secara lokal (C-Class, E-Class, S-Class, GLC, GLE dan GLS), truk (Axor) dan sasis bus.

Sejak merakit model W115, Mercedes-Benz telah berinvestasi dalam program pelatihan bagi mekanik lokal untuk berkontribusi pada pengembangan industri otomotif. Mercedes-Benz mendirikan Pusat Pendidikan dan Latihan Kejuruan yang diresmikan pada 1978, salah satu pusat pelatihan terbesar di tanah air dan menjadi pusat kompetensi pelatihan Mercedes-Benz. 

Mercedes-Benz memberikan program pelatihan bagi mekanik profesional di diler Mercedes-Benz di seluruh Indonesia. Dalam program pelatihan ini, calon mekanik Mercedes-Benz dilatih selama tiga tahun dengan konsep 20 persen teori dan 80 persen latihan praktik.

Sejalan dengan upaya Mercedes-Benz untuk terus mencapai standar kualitas tertinggi, Mercedes-Benz Group Indonesia menerima sertifikasi ISO 9001 untuk manajemen kualitas dan menjadi perusahaan otomotif pertama di Indonesia yang menerima penghargaan ini. 

Sertifikasi ISO ini merupakan perwujudan dari prinsip 'the best or nothing' yang ditetapkan oleh pendiri Mercedes-Benz, Karl Benz dan Gottlieb Daimler lebih dari 100 tahun silam.

Mercedes-Benz telah menjadi tolok ukur segmen mobil mewah di Indonesia selama 50 tahun terakhir. Perjalanan Mercedes-Benz di Indonesia akan terus berlanjut bersamaan dengan komitmen perusahaan untuk terus memberikan layanan Best Customer Experience dengan menyediakan mobil-mobil yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan para pelanggannya.

BERITA TERKAIT