09 October 2020, 12:10 WIB

Hangus, Halte Harmoni dan Halte Transit Senen Tak Layani Penumpang


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Dua halte Transjakarta tidak melayani penumpang karena ludes terbakar saat aksi demonstrasi menentang UU Cipta Kerja, Kamis (8/10).

Salah satunya adalah halte Transjakarta tersibuk yang melayani belasan rute yakni Halte Harmoni Central Busway.

Halte yang sehari-hari kerap digunakan penumpang untuk transit dari berbagai rute yang ada di timur, selatan dan barat Jakarta itu dinonaktifkan karena ludes terbakar saat aksi demonstrasi menentang Omnibus Law kemarin.

Kamis (8/10), Transjakarta juga sempat menghentikan total operasionalnya di seluruh rute karena massa memenuhi hampir seluruh jalanan di Ibu Kota.

Baca juga: DPRD DKI Sayangkan Pendemo Rusak Fasilitas Umum

"Untuk layanan Transjakarta 13 Koridor telah beroperasi. Namun, pada 2 Koridor ada rekayasa layanan karena beberapa halte di lintasan tersebut rusak. Layanan bus di koridor 1, dari Halte Blok M - Halte GBK ada pelayanan pelanggan. Setelah Halte GBK bus keluar jalur melintas di jalur reguler sampai ke BI. Setelah BI, masuk ke jalur menuju Halte Monas hingga Halte Kota. Tidak ada pelayanan di Halte Harmoni dan Sawah Besar," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Jumat (9/10).

Tidak hanya itu, halte transit lainnya yakni Halte Senen juga turut tak melayani penumpang hari ini. Halte itu ikut dibakar massa pendemo pada Kamis (8/10) malam. Untuk itu, layanan Koridor 2 tidak akan berhenti di Halte Harmoni Central dan Halte Senen.

Sementara itu, Syafrin menyebut penutupan lalu lintas sudah tidak berlaku. Seluruh lalu lintas saat ini sudah berjalan normal. Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta juga sudah beroperasi normal melayani penumpang.

"Layanan MRT normal pada 13 Stasiun dengan headway 10 menit. Namun, terdapat beberapa entrance ditutup karena rusak di beberapa Stasiun seperti Bundaran HI, Plaza Indonesia, dan Setiabudi," tukasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT