09 October 2020, 09:54 WIB

Anies Prediksi Kerugian Akibat Kerusakan Fasum Capai Rp50 Miliar


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta hingga kini masih mendata kerusakan fasilitas umum akibat aksi demonstrasi menentang Omnibus Law yang berujung ricuh kemarin. Setidaknya ada 20 halte Transjakarta rusak maupun terbakar habis. Selain itu sejumlah pagar pembatas jalur hijau di kawasan Monas dan jalan-jalan protokol juga rusak. Tanaman-tanaman di jalur hijau juga turut rusak karena terinjak-injak.

"Sejauh ini fasum yang paling banyak terdampak adalah halte halte bus, total ada sekitar 20 halte, kemudian halte saja diperkirakan nilainya Rp55 miliar," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meninjau Halte Tosari, Jumat (9/10).

Pihaknya hingga saat ini masih terus mendata kerusakan akibat aksi demonstrasi kemarin. Ia pun menjamin akan bergegas memperbaiki seluruh fasilitas umum tersebut agar masyarakat bisa beraktivitas kembali dengan tenang dan nyaman.

"Jadi nanti kita harus memperbaiki itu semua. Kemudian yang kedua, ada beberapa lokasi terjadi kebakaran. Pada saat ini masih dilakukan penghitungan seberapa besar nilai kerugiannya. Mudah-mudahan dalam waktu singkat kita akan dapat datanya," terangnya.

baca juga: Anies Tinjau Halte Tosari Habis Terbakar Pagi Ini

Selain halte Transjakarta, fasilitas umum lain yang rusak adalah pagar-pagar pembatas proyek MRT Jakarta Fase 2 yang saat ini sedang dibangun untuk menyambungkan rute dari Bundaran HI ke Kota. Dua unit mini ekskavator yang sedang terparkir di lokasi proyek pun tak luput dari amukan massa. Beberapa pintu masuk MRT Jakarta di beberapa stasiun juga belum bisa digunakan karena juga mengalami kerusakan.(OL-3)

BERITA TERKAIT