09 October 2020, 07:11 WIB

Gelar Pembicaraan Damai, Putin Undang Menlu Armenia-Azerbaijan


Nur Aivanni | Internasional

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin mengundang menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan ke Moskow untuk melakukan pembicaraan damai, Jumat (9/10). Itu dilakukan karena pertempuran antara Azerbaijan dan Armenia yang sudah berlangsung hampir dua minggu tidak tampak akan berakhir.

"Menteri luar negeri Azerbaijan dan Armenia diundang ke Moskow pada 9 Oktober," kata Putin dalam pernyataan yang dirilis oleh Kremlin.

Presiden Rusia, bunyi pernyataan tersebut, mengeluarkan seruan untuk menghentikan pertempuran di Nagorno-Karabakh atas dasar kemanusiaan.

Azerbaijan dan Armenia terlibat dalam pertempuran sengit atas Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang dikuasai oleh orang-orang Armenia yang memisahkan diri. Ratusan orang termasuk warga sipil telah tewas dalam pertempuran saat ini, yang terburuk sejak gencatan senjata tahun 1994.

Baca juga: Rusia dan Turki Koordinasi Stabilkan Nagorno-Karabakh

Pejabat pertahanan di Azerbaijan dan Armenia mengatakan pertempuran berlanjut hingga Kamis (8/10) dengan kedua belah pihak mengklaim telah menimbulkan kerugian besar dan menuduh pihak lain menembaki daerah sipil. Armenia menuduh Azerbaijan menembaki katedral bersejarah di Nagorno-Karabakh.

Pejabat Ombudsman HAM Armenia, Artak Beglaryan, pada Rabu (7/10), mengatakan pertempuran baru telah membuat sekitar setengah dari 140.000 penduduk Karabakh mengungsi dan memaksa sekitar 90% perempuan dan anak-anaknya mengungsi dari rumah mereka.

Pada Kamis, Azerbaijan mengumumkan menarik duta besarnya untuk Athena menyusul laporan bahwa warga Yunani bergabung dengan pasukan Armenia di Karabakh.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT