09 October 2020, 05:56 WIB

Insentif Petugas Diberikan hingga Tingkat RT


Hld/J-2 | Megapolitan

ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem Ahmad Lukman Jupiter memastikan petugas yang menerima insentif ialah mereka yang bertugas langsung di penanganan covid-19. Hal ini dilakukan menyusul setelah adanya kesepakatan antara DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memasukan insentif petugas tersebut ke dalam APBD DKI Jakarta 2021.

“Kriterianya memang tidak semua petugas yang ada di dinas kesehatan misalnya akan mendapatkan, tapi yang memang tim medis yang berada di RSUD dan puskesmas yang menangani covid-19. Karena kan di kantor dinkes juga tugas pekerjaannya banyak. Kalau yang tidak ikut turun langsung ke RSUD, saya kira tidak akan mendapatkannya,” kata Jupiter, kemarin.

Ia pun mengatakan perlu ada kejelasan kriteria penerima insentif. “Kriterianya memang harus dibuat untuk jangan sampai semua disamakan, sedangkan yang berada di kantor dinas, deskripsi job-nya berbeda-beda dan hanya akan menghamburkan anggaran,” kata dia.

Senada dikatakan Ketua DPRD Komisi C Habib Muhammad bin Salim Alatas. Ia mengharapkan jaminan insentif ini untuk tenaga medis dan seluruh elemen gugus tugas penanganan covid-19 hingga ke tingkat RT.

Menurut dia, usulan itu telah disampaikan kepada Pemprov DKI Jakarta. “Mengenai pemberian insentif bagi tenaga medis penanganan covid-19 ini memang benar diusulkan DPRD,” tukasnya

Pemberian bantuan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada para tenaga medis dan seluruh komponen gugus tugas di DKI Jakarta atas dedikasi dan pengabdian tugas mereka kepada masyarakat Jakarta. “Kami upayakan agar lebih cepat lagi masuk darurat mendesak,” ungkapnya.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah juga menilai usulan ter- sebut sangat mendesak. Namun, Trubus meminta harus ada data akurat terkait dengan penerima atau petugas yang memang ber- hak mendapatkan insentif atau mereka yang memang menanggulangi covid-19 secara langsung.

Trubus mengingatkan pentingnya data akurat, seperti dokter dan perawat yang memang menangani langsung, petugas di lapangan seperti Satpol PP dan dinas perhubungan yang bertugas terkait dengan covid-19, hingga petugas puskesmas dan kelurahan. (Hld/J-2)

BERITA TERKAIT