09 October 2020, 01:15 WIB

Tsitsipas Andalkan Kedewasaan


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

PETENIS Yunani Stefanos Tsitsipas mengatakan bahwa dirinya sekarang sudah cukup dewasa di dunia tenis. Dia pun siap untuk menang di semifinal Prancis Terbuka 2020 demi bisa mendapatkan gelar grand slam perdananya.

Unggulan kelima itu sukses memasuki babak empat besar keduanya di grand slam setelah semifinal Australia Terbuka 2019. Menurut Tsitsipas, saat ini dia merasa sedang berada di posisi yang lebih baik untuk merebut kemenangan saat melawan petenis peringkat satu dunia, Novak Djokovic, di semifinal yang akan berlangsung hari ini. 

“Saya ingin memberi tahu Anda bahwa saya bukan lagi pemain next gen (petenis pria terbaik berusia 21 tahun ke bawah),” ucap Tsisipas.

“Aku sudah cukup dewasa. Tiga besar petenis dunia (Djokovic, Nadal, Federer) sudah lama berada di sana. Saya tidak yakin itu akan bertahan dalam waktu lima, enam tahun ke depan,” tuturnya.

Tsitsipas bermain luar biasa selama dua pekan terakhir di Paris yang jadi pertandingan terbaiknya saat ia bangkit dari ketertinggalan dua set saat melawan petenis Spanyol Jaume Munar di babak ketiga.

“Ini adalah mimpi. Tentu saja saya mengharapkan sejak usia muda untuk berpotensi menang grand slam. Saya senang bisa berada di posisi seperti sekarang ini, itu sangat, sangat memuaskan. Saya rasa saya bisa belajar dari kegagalan sebelumnya untuk mengajar sesuatu yang spektakuler,” terangnya.

Pada pertandingan babak perempat final melawan petenis Rusia Andrey Rublev, Tsitsipas menampilkan penampilan yang impresif. Kemenangan itu membalaskan dendam atas kekalahannya dari Rublev di final Jerman Terbuka 2020 beberapa pekan lalu.


Kunci kemenangan

Djokovic, kemarin, mendapatkan tiket masuk semifinal setelah menjalani laga perempat final dengan penuh perjuangan karena mengalami masalah pada leher dan bahu pada awal pertandingan.

Djokovic sempat mendapat penanganan medis saat set pertama dengan mengenakan selotip peredam nyeri di belakang leher dan lengannya. Meski demikian, ia tetap bisa menyelesaikan pertandingan dengan gemilang dan mencapai semifinal Prancis Terbuka untuk ke-10 kalinya dengan kemenangan 4-6, 6-2, 6-3, dan 6-4.

Seusai pertandingan, Djokovic mengungkapkan bisa menjaga keyakinan untuk dapat memenangkan pertandingan merupakan salah satu kunci bangkit melawan rasa sakit pada cederanya.

“Ini bukan hanya kesuksesan saya, ini adalah kesuksesan keluarga saya yang telah mendukung sepanjang hidup saya. Tidak muda tumbuh di negara saya dan tanpa bimbingan tenis atau tradisi tenis,” ucap Djokovic.

Mencapai empat besar di grand slam merupakan pencapaian yang besar bagi Djokovic, karenanya ia berusaha menjaga permainannya untuk melaju ke semifinal. Djokovic telah memenangkan 17 gelar grand slam sepanjang kariernya, hanya tertinggal sedikit dari kompetitornya, Roger Federer, dengan 20 gelar, dan Rafael Nadal yang memiliki 19 gelar. (ATP/R-3)

BERITA TERKAIT