08 October 2020, 20:41 WIB

Demonstrasi UU Cipta Kerja di Medan Dibubarkan Paksa


Yoseph Pencawan | Nusantara

KEPOLISIAN membubarkan paksa demontrasi penolakan UU Cipta Kerja yang digelar di depan gedung DPRD Sumatera Utara, Kamis (8/10). Pembubaran paksa dilalukan setelah aksi massa mengarah tindakan anarkis.

Kericuhan sempat beberapa kali mewarnai demonstrasi. Tidak diperbolehkan memasuki gedung DPRD Sumut karena terhalang barikade polisi, mereka pun melakukan pelemparan. Polisi meresponnya dengan mendesak mundur demonstran ke berbagai arah.

Sempat terjadi kericuhan luas di kawasan Merdeka Walk Medan. Polisi beberapa kali terpaksa melepaskan gas air mata ke arah demonstran, disertai semprotan air dari armada mobil water canon.

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko mengungkapkan, pihaknya terpaksa membubarkan paksa demonstrasi karena telah mengarah pada tindakan anarkis. "Kami telah manangkap 177 orang peserta unjuk rasa dan membawa mereka ke Mapolda Sumut untuk menjalani pemeriksaan," ujarnya.

Sementara itu, usai demonstrasi berakhir, suasana seputaran gedung DPRD Sumut yang berada di Jalan Imam Bonjol, Medan, sudah terlihat kondusif. Massa sudah membubarkan diri, tetapi masih terlihat pecahan batu, kayu, dan botol minuman kemasan memenuhi halaman gedung DPRD. Tidak sedikit kaca gedung DPRD juga tampak pecah.

Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Sumut Parlaungan Simangunsong menyesalkan demonstrasi massa penentang UU Cipta Kerja yang berujung tindakan anarkis. "Kami sesalkan yang buat anarkis tadi, kami tidak menerima tindakan itu," ujarnya. (R-1)

BERITA TERKAIT