08 October 2020, 19:50 WIB

Unjuk Rasa Anarkis, Fasilitas di Kawasan Malioboro Rusak


Ardi Teristi | Nusantara

UNJUK rasa menentang UU Cipta Kerja yang digelar di Yogkayarta, Kamis (8/10) diwarnai aksi anarkis para demonstran. Akibatnya Gedung DPRD Yogyakarta mengalami kerussakan. Kaca-kaca di Gedung DPRD DIY pecah akibat lemparan benda keras  tembok di bagian depan dicoret-coret para demonstran.

Tidak hanya itu, sebuah kafe di Jalan Malioboro juga terbakar. Aksi unjuk rasa anarkis tersebut juga membuat mengganggu aktivitas warga. Pedagang di kawasan Malioboro pun terpaksa menutup toko dan warung mereka karena aksi demonstrasi.

Salah seorang pedagang di Jalan Perwakilan, Ari mengatakan, warga di sekitar kawasan Malioboro ikut membantu aparat keamanan membubarkan demonstran.

"Warga membubarkan kerumunan demonstran di Jalan Mataram, baik yang mau ke Malioboro atau yang dari Malioboro," terang Ari.

Mereka membubarkan kerumunan karena mengganggu aktivitas warga, baik yang  berjualan ataupun yang bertugas parkir. Ia berharap, tidak ada lagi aksi demonstrasi yang rusuh di Yogyakarta. "Kami ingin Yogyakarta tetap aman dan nyaman," jelasnya.

Sementara itu, sekitar pukul 16.55 WIB, demonstran yang di depan gedung DPRD DIY berhasil digiring meninggalkan depan Gedung DPRD DIY. Polisi menggiring demonstran ke tiga penjuru yaitu ke tempat parkir Abu Bakar Ali, ke titik 0 kilometer, dan ke arah Sosrowijayan. (R-1)

BERITA TERKAIT