08 October 2020, 16:58 WIB

Rupiah Stagnan Tertahan Aksi Demonstrasi


mediaindonesia.com | Ekonomi

NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (8/10) sore ditutup datar tertahan aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja. Rupiah ditutup stagnan di level 14.710 per dolar AS, sama seperti hari sebelumnya.

"Dari eksternal sebenarnya sentimen pasar masih positif sehingga harusnya bisa membantu penguatan rupiah terhadap dolar AS," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis.

Ariston menuturkan sentimen positif kembali ke pasar keuangan sejak Rabu (7/10) siang. Meskipun Presiden AS Donald Trump menunda negosiasi paket stimulus, tapi ia menyebutkan akan mengeluarkan stimulus parsial yang menyasar pekerja, industri penerbangan, dan lain-lain.

"Persetujuan parsial stimulus AS oleh Trump memberikan sentimen positif ke aset berisiko. Tapi mungkin karena kekhawatiran demo, penguatan rupiah jadi tertahan," ujar Ariston.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi 14.699 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran 14.698 per dolar AS hingga 14.729 per dolar AS. Kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah menguat menjadi 14.750 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi 14.784 per dolar AS. (OL-14)

BERITA TERKAIT