08 October 2020, 15:44 WIB

OJK Regional DKI & Banten dan FKIJK DKI Dukung Program KSBB UMKM


mediaindonesia.com | Ekonomi

KANTOR Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 1 DKI Jakarta dan Banten (KR01 OJK) terus mendorong dilakukannya upaya dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang salah satunya melalui sinergi dengan pemerintah daerah.

Untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta, Kepala OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Dhani Gunawan Idat, mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pemulihan ekonomi di Provinsi DKI Jakarta dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) yang menyasar sektor UMKM,” tuturnya.

Dhani Gunawan Idat menjelaskan bahwa program KSBB Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini merupakan suatu program yang kreatif, inovatif dan kolaboratif dalam rangka recovery atau pemulihan ekonomi di Provinsi DKI Jakarta.

Dengan program KSBB UMKM ini seluruh lapisan masyarakat baik perorangan maupun instansi, Dhani berharap,  dapat memberikan bantuan kepada UMKM baik dalam bentuk bantuan Sarana Prasarana, permodalan, dan pelatihan.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program KSBB UMKM, pegawai di Kantor OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Ikatan Pegawai OJK (IPOJK), beserta dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta turut memberikan dukungan dana dengan jumlah sebesar Rp225 juta ke dalam pelaksanaan program KSBB UMKM.

Dana tersebut diserahkan secara simbolis kepada pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk selanjutnya disalurkan kepada UMKM yang membutuhkan melalui aggregator yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program KSBB UMKM juga menjadi bagian dari sinergi antara OJK dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk menghadirkan akses pembiayaan yang berbiaya rendah dan proses cepat kepada UMKM.

“Melalui program KSBB ini pelaku UMKM dapat memperoleh pembiayaan dari Fintech Peer To Peer Lending tanpa dikenakan bunga dan dengan proses yang cepat,” kata Dhani.

TPAKD sendiri dibentuk dengan tujuan meningkatkan akses dan literasi keuangan kepada seluruh masyarakat dimana salah satu program yang dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta yaitu Pemberdayaan UMKM.

“Melalui program ini pelaku UMKM di Provinsi DKI Jakarta diberikan pelatihan dan pendampingan serta difasiltasi untuk memperoleh akses permodalan atau yang disebut sebagai Business Matching.

Dhani Gunawan Idat juga menjelaskan bahwa inklusi keuangan memiliki peranan penting dan strategis sehingga diharapkan dapat menjadi solusi untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Program lainnya yang juga telah dan sedang dilaksanakan dalam TPAKD DKI Jakarta yaitu Gerakan Menabung Dengan Sampah, One Student One Account, Pendirian Bank Wakaf Mikro, serta Jakarta Age Friendly,” paparnya. (RO/OL-09)

 

 

 

 

BERITA TERKAIT