08 October 2020, 13:50 WIB

Pembagian Masker, Teduhkan Suasana Unjuk Rasa di Mataram


Yusuf Riaman | Nusantara


KETIKA aksi unjuk rasa mahasiswa dan buruh di sejumlah daerah berlangsung panas, demonstrasi di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, berlangsung adem ayem, hari ini, Kamis (8/10).

Kondisi itu terjadi karena sambil mengawal aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja, Tim Puma Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat juga membagikan masker kepada pengunjuk rasa. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, mencapai 500 lembar.

"Pembagian masker ini kami lakukan untuk ikut mengawal demonstrasi supaya semua tetap sesuai protokol kesehatan," kata Iptu Lalu Eka Arya, Ketua Tim Puma.

Eka menjelaskan pembagian masker merupakan bagian dari upaya mengingatkan massa untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Ganjar Pranowo Minta Pengusaha Tidak PHK Buruh

Sekretaris Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB, Muhamad Wahyu Rosadi mengakui pembagian masker sangat menarik dan membuat pengunjuk rasa bersimpati. "Aksi pun berjalan cair, adem."

Wahyu menjelaskan, aksi ini dilakukan bersama Aliansi Cipayung plus. Dengan tuntutan menolak UU Omnibus Law. Massa meminta pembatalan UU tersebut.

Sebelum datang ke DPRD NTB, massa sempat datang ke kantor Dewan Perwakilan Daerah RI perwakilan NTB di Jalan Airlangga. Demo berlangsung tertib dan damai. (N-2)

 

 

BERITA TERKAIT