08 October 2020, 11:45 WIB

Pasar akan Perhatikan Detail Aturan Omnibus Law UU Cipta Kerja


Fetry Wuryasti | Ekonomi

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (8/10) dibuka pada level 5.018,73. IHSG perdagangan hari sebelumnya, Rabu (7/10), ditutup menguat di level 5.004,32 (+0,1%).

"Dari dalam negeri, pelaku pasar masih akan mencermati detail aturan UU Cipta Kerja utamanya mengenai perpajakan dividen serta sektor-sektor yang berpotensi diuntungkan," kata Market Strategy, Economy, Misc Industry NH Korindo Sekuritas Anggaraksa Arismunandar, Kamis (8/10).

Baca juga: IHSG Masih Bisa Melanjutkan Penguatan

Adapun IHSG hari ini masih berpeluang untuk melanjutkan penguatan, setelah berhasil menguat di atas level 5.000. Selain itu pergerakan IHSG kemarin juga telah menutup gap yang terjadi pada awal minggu.

Penurunan Cadangan Devisa

Setelah mencetak rekor tertinggi di level US$137,0 miliar, cadangan devisa Indonesia pada bulan September 2020 mulai tergerus. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa pada bulan September 2020 sebesar US$135,2 miliar atau turun US$1,8 miliar dari posisi bulan Agustus 2020.

Cadangan devisa asing Tiongkok juga jatuh pada September, menurut data resmi para hari Rabu. Hal ini sejalan dengan ekonomi global yang tertekan oleh pandemi virus korona.

Cadangan devisa Tiongkok, yang terbesar di dunia, mencapai US$3.143 triliun dari data Agustus sebesar US $3.165 triliun.(OL-5)

BERITA TERKAIT