08 October 2020, 04:25 WIB

Perjalanan Panjang Juliari Mengawal Bansos


FL/HS/N-2 | Nusantara

SEBAGIAN wajah Juliari P Batubara tertutup. Namun, masker tidak mampu menyembunyikan mimik semringah menteri sosial itu saat tiba di Surabaya, Jawa Timur, kemarin.

“Kami datang untuk memastikan bahwa negara hadir di tengah pandemi untuk warga Jawa Timur. Kami memastikan bahwa pencairan bantuan sosial tunai dan distribusi bantuan sosial beras berlangsung aman dan tepat sasaran,” ujarnya.

Di Kota Pahlawan, pencairan BST memasuki tahap ke-7. Juliari menyaksikan penyalurannya di kantor Pos Besar Surabaya.

Sang tamu disambut Wali Kota Tri Rismaharini dan Dirut PT Pos Indonesia Faizal R Djoemadi. Sasaran penerima BST di kota ini sebanyak 225.255 keluarga. Mereka mendapat bantuan dana total sebesar Rp67,5 miliar lebih.

Sementara di Jawa Timur, penerima BST sampai Oktober mencapai 1,4 juta keluarga lebih dengan nilai anggaran Rp422,3 miliar lebih. Penyaluran dilakukan oleh PT Pos Indonesia dan bankbank negara yang berhimpun dalam Himbara.

Untuk bantuan beras, di Jawa Timur disalurkan 77.826.825 kilogram bagi 1.729.485 keluarga. Realisasi penyaluran beras dari gudang Bulog sudah mencapai 47% atau sebanyak 36.959.295 kilogram. Berdasarkan data transporter, bansos beras yang sudah didistribusikan ke keluarga penerima manfaat program keluarga harapan sebanyak 29.902.290 kilogram atau mencapai 80.91%.

Selain BST, BSB, dan bantuan sosial dari Kementerian Sosial, pemerintah juga meluncurkan berbagai jenis bansos, di antaranya BLT dana desa, kartu prakerja. Selain itu, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota juga menyiapkan bansos.

“Cukup banyak. Bapak Presiden berharap dengan berbagai bantuan tersebut dapat membantu masyarakat di tengah pandemi,” tambah anggota DPR RI dua periode itu.

Secara nasional, penerima BST ditetapkan sebanyak 9 juta keluarga yang berdomisili di luar Jakarta dan Bodetabek. (FL/HS/N-2)

BERITA TERKAIT