08 October 2020, 00:10 WIB

Biden Minta Debat Kedua Dibatalkan


Faustinus Nua | Internasional

KANDIDAT presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengatakan bahwa debat kedua yang dijadwalkan minggu depan harus dibatalkan jika Presiden Donald Trump yang merupakan lawannya masih terinfeksi covid-19.

Biden menegaskan debat 15 Oktober di Miami nanti hanya boleh dipentaskan di bawah pedoman kesehatan yang ketat. Dia menyebut wabah virus korona yang telah membuat Trump dan pejabat Gedung Putih lainnya terinfeksi merupakan masalah yang sangat serius.

“Jika dia masih mengidap Covid-19, kita seharusnya tidak berdebat,” kata Biden kepada wartawan setelah kampanye dihentikan di Pennsylvania.

“Saya tidak yakin tentang kondisi sebenarnya Presiden Trump sekarang. Saya tidak tahu apa statusnya. Saya berharap dapat berdebat, tetapi saya hanya minta semua protokolnya diikuti,” kata Biden.

“Terlalu banyak orang yang terinfeksi. Ini masalah yang sangat serius, jadi saya akan dipandu oleh pedoman Klinik Cleveland dan apa yang dikatakan dokter adalah hal yang benar untuk dilakukan,” kata Biden tentang partisipasi debatnya.

Dalam menanggapi komentar Biden, juru bicara kampanye Trump Tim Murtaugh optimistis kandidat Partai Republik itu akan terus membaik sehingga debat tetap terlaksana sesuai jadwal.

“Presiden Trump akan sehat dan akan berada di sana. Tidak ada jalan keluar dari yang satu ini untuk Biden, dan pelindungnya di media tidak bisa menutupi dia,” ungkapnya.


Karantina

Berhari-hari terdapat pesan yang saling bertentangan dari dokter dan pembantunya tentang kondisi Trump. Pria 74 tahun itu sendiri sudah kembali ke Gedung Putih setelah tiga malam di rumah sakit. 

Dokter mengatakan Trump melaporkan tidak ada gejala covid-19 dan dalam keadaan sangat baik. Masa karantina normal bagi siapa pun yang dinyatakan positif mengidap virus korona baru adalah 14 hari. Trump mengumumkan tes positifnya pada pekan lalu, tetapi penyakit itu terus menyebar di antara para pembantu utama Trump. 

Penasihat kebijakan senior Gedung Putih, Stephen Miller, mengatakan dia dinyatakan positif kemarin. Sementara itu, Wakil Presiden Mike Pence dan pasangan Biden, Senator AS Kamala Harris, akan berdebat di Salt Lake City pada pekan ini. 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan aman bagi Pence untuk mengambil bagian dalam debat karena dia tidak berhubungan dekat dengan siapa pun yang terjangkit covid-19, termasuk Trump.


Larangan Facebook

Facebook kemarin mengumumkan larangan untuk semua akun yang terkait dengan kelompok konspirasi QAnon, ketika jejaring sosial itu mencoba untuk menekan informasi yang salah menjelang pemilihan presiden AS.

FBI tahun lalu mengatakan dalam sebuah laporan bahwa QAnon adalah salah satu dari beberapa gerakan yang dapat mendorong kelompok maupun individu ekstremis melakukan tindakan kriminal atau kekerasan.

“Keputusan Facebook untuk melarang QAnon dari semua platformnya sangat dibutuhkan. Ini langkah untuk membersihkan teori konspirasi berbahaya dari platform tersebut,” kata kepala eksekutif Anti-Defamation League Jonathan Greenblatt. (AFP/X-11)

BERITA TERKAIT