07 October 2020, 17:51 WIB

Ini 5 Provinsi dengan Penanganan Covid-19 Paling Baik


Atalya Puspa | Humaniora

DALAM lima pekan terakhir, yakni 6 September-4 Oktober 2020, terdapat 10 provinsi dengan persentase kesembuhan yang relatif stabil.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah menyebut angka kesembuhan di 10 provinsi menunjukkan peningkatan. Bahkan, ada 5 provinsi yang memiliki penanganan covid-19 paling baik.

Adapun 5 provinsi yang dimaksud ialah Kalimantan Selatan yang menempati persentase tertinggi, yakni 85,59%. Kemudian disusul Jawa Timur dengan persentase 85%, Bali dengan 83%, Sulawesi Selatan dengan 81% dan DKI Jakarta dengan 81%.

Baca juga: PMI: Disiplin Protokol Kesehatan Sulit Terlaksana Tanpa Sanksi

“Tren kasus kesembuhan dalam lima minggu terakhir ini cenderung stabil, kecuali Jawa Barat dan Papua,” ujar Dewi dalam pemaparan virtual, Rabu (10/9).

Menurutnya, penurunan kasus kesembuhan disebabkan sejumlah faktor. Seperti, kenaikan kasus aktif secara tiba-tiba, tingginya kasus penularan covid-19, hingga angka kesembuhan yang terus menurun.

Lebih lanjut, Dewi menjelaskan kasus kematian di lima provinsi dalam sepekan terakhir. Pertama, Sumatra Utara yang tidak ada perubahan kasus angka kematian. Bukan berarti di wilayah tersebut tidak ada kematian, namun kasus kematiannya sama dengan pekan sebelumnya.  

Wilayah selanjutnya ialah DKI Jakarta. Pada pertengahan September, kasus kematian di Ibu Kota sempat naik, namun perlahan mengalami penurunan di atas 52,5%. Penurunan ini dipengaruhi intervensi dari pemerintah. Seperti, memperkuat RSD Wisma Atlet dan penyediaan hotel untuk isolasi mandiri.

Baca juga: Covifor, Obat untuk Pasien Covid-19 Gejala Berat, Resmi Diedarkan

Sementara itu, kasus kematian Jawa Barat terus meningkat dalam dua pekan terakhir. Jawa Tengah melaporkan penurunan kasus kematian. Adapun Jawa Timur masih dengan tren kasus kematian yang tinggi.

“Di Jawa Timur peningkatan kasusnya sudah bergeser ke daerah lain, bukan lagi di Surabaya,” urai Dewi.

Menyoroti Kalimantan Selatan, angka kasus kematian naik 25%. Kenaikan yang tinggi terjadi pada Juli lalu. Sementara itu, Sulawesi Selatan mengalami penurunan kasus kematian dalam tiga pekan terakhir.

Adapun Papua mencatatkan kasus kematian yang tergolong tinggi dalam dua pekan terakhir.  “Ini juga harus diwaspadai Pemda Papua. Harus ada yang bisa menanganinya. Kenapa di pekan terakhir tinggi? Apakah jumlah yang sakit semakin banyak? Tenaga kesehatan harus siap siaga setiap hari,” pungkasnya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT