07 October 2020, 16:35 WIB

Tiga Nakes Idap Covid-19, Layanan Puskesmas Bojongpicung Dibatasi


Benny Bastiandy | Nusantara

TIGA orang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terkonfirmasi positif covid-19. Dampaknya, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan membatasi sementara pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur Yusman Faisal, menyebutkan tiga orang tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif terdiri dari perawat dan bidan. Terjaringnya tiga orang tenaga kesehatan di puskesmas itu setelah dilakukan tes usap massal beberapa waktu lalu.

"Sekarang kita lakukan pengurangan pelayanan. Jadi, sebanyak 25% pegawai di Puskesmas Bojongpicung kita kurangi untuk melayani masyarakat atau pasien," jelas Yusman kepada wartawan, Rabu (7/10).

Langkah antisipatif dilakukan agar infeksi covid-19 tak menyebar ke pegawai lain. Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 pun sudah melakukan penelusuran kontak. "Kami tracking pihak keluarga dan rekan sesama nakes (tenaga kesehatan) di puskesmas tersebut," tuturnya.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 juga melakukan tes usap massal bagi tenaga kesehatan lainnya. Yusman berharap dengan langkah cepat itu bisa mengantisipasi penyebaran yang makin meluas.

"Bagi pengunjung atau pasien tidak dibatasi. Kami hanya membatasi pegawai saja agar tidak meluas penyebarannya," imbuh Yusman.

Yusman menuturkan tren penyebaran covid-19 di Kabupaten Cianjur sifatnya masih sporadis. Sejauh ini tidak ditemukan adanya klaster-klaster baru.

"Kita juga kadang masih kebingungan, etiologinya dari mana atau sumber penyebarannya dari mana. Memang sih kebanyakan sumbernya dari perjalanan," jelasnya. (R-1)

BERITA TERKAIT