07 October 2020, 15:43 WIB

Buruh Di Mojokerto Pilih Dialog dengan Forkopimda


RO/Micom | Nusantara

KAPOLRES Mojokerto AKB Dony Alexander bersama Forkopimda Kabupaten Mojokerto menggelar Ngobrol Baremg bersama Serikat Pekerja Mojokerto di halaman parkir Samsat Ngopi NIP Ngoro Kabupaten Mojokerto.

Selain Kapolres Mojokerto hadir juga Plt Bupati Mojokerto, Ketua DPRD Mojokerto, Dandim 0815 Mojokerto, perwakilan elemen pekerja, serta beberapa elemen masyarakat yang lain.

Menurut Plt Bupati Mojokerto Himawan Estu perbedaan merupakan hal yang wajar. Namun dalam menyampaikan hak hendaknya tidak mengganggu orang lain, terlebih lagi saat ini masih di wabah pandemi covid-19. Sehingga harus menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyebutkan, bahwa kegiatan ini murni dilakukan untuk menampung aspirasi para pekerja yang ada di Mojokerto dalam membahas tentang UU Cipta Kerja. Para pekerja merasa dirugikan dengan disahkannya UU itu.

"Polri ini sebagai koordinasi dengan instansi terkait untuk mencari jalan terbaik dan bukan sebagai pengambil keputusan. Sehingga tugas pokok Polri yakni, sebagai Harkamtibmas, sehingga kita ciptakan kondusifitas di wilayah Mojokerto," kata Trunoyudo.

Trunoyudo menambahkan, pertemuan itu mencari solusi yang sama-sama menguntungkan untuk semua pihak.

"Agenda ini dilaksanakan salah satunya memfasilitasi rekan rekan dari para serikat buruh yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto. Sehingga Polri dalam hal ini berkoordinasi kepada masing masing ketua serikat pekerja, untuk menggelar dialog bareng bersama Forkopimda Mojokerto termasuk bersama Kapolres," tambah Truno.

Sementara itu Kapolres Mojokerto AKB Dony Alexander menambahkan keluh kesah para buruh akan diteruskan ke tingkat lebih tinggi di pusat.

Ia pun berpesan agar semua pihak tetap menjaga protokol kesehatan, apalagi situasi di Mojokerto sudah masuk ke zona yang lebih aman. (J-1)

BERITA TERKAIT