07 October 2020, 15:19 WIB

Polri Tangkap Mantan Anggota Geng Motor Pengedar Narkoba


Yakub Pryatama | Megapolitan

DIREKTORAT Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri ungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu jaringan internasional.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Brigjen Krisno Holomoan Siregar mengatakan kasus peredaran jenis sabu berasal dari jaringan asal Malaysia.

"Tersangka TSD alias Narji ditangkap di Medan dengan barang bukti sabu seberat 23 kg yang dikemas teh China berwarna hijau," ujar Krisno di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/10).

Krisno menuturkan, aksi Narji dikendalikan oleh DPO bernama Pablo. Narji juga difasilitasi oleh Under_Armour (DPO) dan pembayaran dilakukan oleh inisial Kakuzu yang masih buron.

Narji diketahui telah menjadi anggota sindikat narkotika oleh JN yang masih DPO saat masih menjadi anggota geng motor.

"Narji sempat ikut balapan liar. Terkait akomodasi yang bersangkutan, semuanya telah dipesan oleh Pablo. Ia mengaku sudah lima kali mengirim barang," terangnya.

Baca juga: Tim Kejagung Tangkap Buronan Sindikat Narkoba

Aksi pertama, pelaku menjadi kurir dengan mengambil 19 kg sabu dari Pekanbaru dan dikirim ke Surabaya pada Juli 2020.

Pelaku pun turut mengirimkan sabu sebanyak 65 kg dari Medan ke Surabaya dan Pekanbaru ke Banjarmasin.

"Lalu awal September, tersangka mengambil sabu di Medan sebanyak 40 kg yang rencananya dibawa ke Surabaya dengan upah yang dijanjikan sebesar Rp100 juta," ungkap Krisno.

Adapun pasal yang disangkakan kepada tersangka ialah Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau paling singkat enam tahun dan maksimal 20 tahun.(OL-5)

BERITA TERKAIT