07 October 2020, 14:59 WIB

Jatim Bebas Zona Merah Covid-19


Faishol Taselan | Nusantara

PROVINSI Jawa Timur dipastikan bebas dari zona merah covid-19. Dari 38 kabupaten/kota, 28 diantaranya dinyatakan berkategori orange atau risiko sedang. 10 wilayah sisanya masuk dalam kategori zona kuning atau risiko rendah.

"Data yang diterima dari Satgas Gugus Tugas Covid-19 Nasional mencatat bahwa Jatim sudah bebas zona merah," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Rabu (7/10).

Keberhasilan ini, menurut Khofifah, lantaran dalam satu bulan terakhir, penanganan covid-19 di Jawa Timur difokuskan pada perubahan perilaku dengan kampanye penggunaan masker yang masif. Semua tokoh dilibatkan dan diajak dalam operasi yustisi. Tidak hanya memberikan hukuman, tetapi juga reward kepada masyarakat yang patuh protokol kesehatan.

"Saya setiap weekend bersama tim dari Forkopimda, Pangdam, Kapolda, Bupati, Wali Kota juga pimpinan instansi vertikal bergantian untuk keliling Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, terjun langsung kepada masyarakat dengan cara gowes untuk menyampaikan ajakan "Pakai Masker"," kata Khofifah.

Baca juga: Ahli Epidemiolog: Pemeriksaan Spesimen Jawa Timur Minim

Selain itu, dengan adanya 1,275,928 masyarakat Jatim yang telah ditindak penegakan disiplin oleh operasi yustisi, kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan tentunya semakin meningkat.

Hal ini yang diduga juga berpengaruh pada penurunan tingkat penularan atau rate of transmission Jatim sehingga saat ini RT Jatim bisa di bawah angka 1 selama 14 hari.

Pun peningkatan cakupan penggunaan masker, percepatan 3T yang lebih masif juga sebagai kunci utama mengendalikan laju penyebaran covid-19. Secara kumulatif, testing di Jawa Timur per 6 Oktober 2020 telah dilakukan kepada 1,346,878 orang, dengan rincian rapid test sebanyak 976.711 test dan PCR sebanyak 370.107 test.

"Saat ini, positivity rate Jatim telah turun dari 31% di bulan Juli menjadi 10% per minggu ini yang artinya testing terus konsisten meningkat sementara semakin sedikit kasus positif covid-19 yang 
ditemukan di masyarakat. Ini merupakan pertanda bahwa intervensi kita on the right track," tuturnya.(OL-5)


 

BERITA TERKAIT