07 October 2020, 12:40 WIB

Demo Penolakan UU Cipta Kerja Hapus Kenaikan Bursa


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

POTENSI penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja  mengalami tekanan akibat adanya demo yang membayangi pemberlakuan UU itu. 

UU yang digadang-gadang akan meningkatan arus investasi dan menawarkan sejumlah kemudahan untuk berusaha mendapat respon negatif dari kalangan pekerja . Sehingga ada potensi demo di berbagai daerah.

" Jika demo berujung anarkis, maka akan menjadi sentimen negatif bagi pasar saham," ujar Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail Zaini  dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (7/10).

Dari bursa global, bursa AS semalam ditutup melemah. Pelemahan bursa AS lantaran adanya keputusan dari Presiden Donald Trump untuk menghentikan negosiasi stimulus dengan pihak partai demokrat. Negosiasi baru akan dilanjutkan setelah pemilu presiden selesai dilaksanakan pada bulan November mendatang.

Padahal, kata Mikail, sebelumnya The Fed sudah mengatakan bantuan stimulus fiskal akan membantu pemulihan ekonomi AS. Pagi ini, indeks Nikkei terpantau turun -0.48% dan Kospi -0.33%.

"Kami juga memperkirakan IHSG cenderung rawan tertekan pada hari ini menyusul harapan stimulus AS yang tidak ada," pungkas Mikail. 

Dalam perdagangan saham sesi I hari ini, IHSG ditutup turun 31,57 poin ke posisi 4.967,65. IHSG sempat berada di teritori positif dan berada di atas level 5.000 pada saat perdagangan jam 9.55. Namun IHSG tidak kuat melanjutkan penguatan dan berakhir pada zona negatif siang ini. (E-1)

BERITA TERKAIT