07 October 2020, 12:21 WIB

14 Juta Ton Mikroplastik Kotori Dasar Laut Dunia


Faustinus Nua | Olahraga

SEBANYAK 14 juta ton mikroplastik mengotori dasar laut dunia. Mikroplastik itu berasal dari massa sampah yang memasuki lautan setiap tahun lalu terurai.

Badan Sains Nasional Australia menyampaikan jumlah polutan kecil itu 25 kali lebih besar dari yang ditunjukkan penelitian lokal sebelumnya.

Para peneliti di badan tersebut, yang dikenal sebagai CSIRO, menggunakan kapal selam robotik untuk mengumpulkan sampel dari situs hingga kedalaman 3.000 meter di lepas pantai Australia Selatan.

"Penelitian kami menemukan bahwa laut dalam adalah tempat pembuangan mikroplastik," kata ilmuwan peneliti utama Denise Hardesty.

"Kami terkejut melihat beban mikroplastik yang tinggi di lokasi terpencil," imbuhnya.

Baca juga: Sampah Mikroplastik Membanjiri Dasar Laut Mediterania

Para ilmuwan, yang menerbitkan temuan mereka dalam jurnal peer-review Frontiers in Marine Science, mengatakan daerah dengan lebih banyak sampah yang mengapung umumnya memiliki lebih banyak fragmen mikroplastik di dasar laut.

"Polusi plastik yang berakhir di laut, memburuk dan rusak, berakhir sebagai mikroplastik," kata pemimpin studi Justine Barrett.

"Hasilnya menunjukkan mikroplastik memang tenggelam ke dasar laut".

Ilmuwan menyerukan tindakan segera untuk menemukan solusi bagi pencemaran plastik di laut, yang memengaruhi ekosistem, satwa liar, dan kesehatan manusia. Pemerintah, industri dan masyarakat perlu bekerja sama untuk secara signifikan mengurangi jumlah sampah yang kita lihat di sepanjang pantai dan lautan.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT