07 October 2020, 11:59 WIB

Sempat Buron, Presenter TV Ditangkap Kejaksaan karena Penipuan


Tri Subarkah | Megapolitan

TIM Tangkap Buronan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, serta Kejaksaan Agung berhasil menangkap presenter TV warga negara Amerika Serikat bernama Dalton Ichiro Tanonaka. Dalton ditangkap setelah menjadi terpidana dan buron dalam kasus penipuan. Dalton ditangkap pada Rabu (7/10) dini hari sekira pukul 00.30 WIB di apartemennya yang terletak di Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono, Dalton ditangkap berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung No.761 K/PID/2018 tanggal 4 Oktober 2018 yang menyatakan bahwa terdakwa Dalton terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan.

"Dan dijatuhi pidana selama tiga tahun," jelas Hari di Gedung Kejaksaan Agung, Rabu (7/10).

Hari menjelaskan kasus penipuan yang dilakukan Dalton terjadi pada 2014 saat Dalton menjabat sebagai Direktur PT Melia Media Internasional, sebuah perusahaan di bidang pembuatan program khusus tentang Indonesaia bagi rumah produksi maupun televisi. Saat menjalani usaha itu, Dalton berusaha memengaruhi korban bernama Harjani Prem Ramchand selaku pemilik PT Vaces Prabu Investments untuk berinvestasi di perusahaannya.

"Dengan menjanjikan keuntungan apabila yang bersangkuatan melakukan investasi di perusahaan terpidana, keuntungan yang diberikan adalah 25 persen," jelas Hari.

Selain itu, iming-iming Dalton lainnya yakni dengan mengatakan bahwa perusahaannya sudah mengalami keuntungan. Tertarik dengan tawaran Dalton, Harjani lantas setuju untuk menanamkan modalnya sebesar US$1 juta. Namun, ia baru menyetorkan US$ 500 ribu.

"Apa yang dijanjikan oleh terpidana ternyata tidak benar, perusahaan itu ternyata tidak untung, melainkan mengalami kerugian cukup besar. Saksi korban merasa tertipu dan perkara ini disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," papar Hari.

baca juga: Dua Petugas LP Tersangka Kaburnya Cai Changpan

Saat itu, majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap Dalton dua tahun enam bulan. Namun, Dalton kemudian melakukan upaya banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Melalui banding tersebut, putusan PN Jakarta Pusat terhadap dirinya dibatalkan. Menanggapi hal tersebut, jaksa penuntut umum lantas mengajukan kasasi yang pada akhirnya dikabulkan. Terhadap putusan MA itu, Dalton secara resmi ditahan di Lapas Kelas IIA Salemba mulai hari ini. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT