07 October 2020, 04:10 WIB

Terus Menambah Bendungan di Kalimantan Selatan


Dwi Apriani | Nusantara

SEJUMLAH bendungan disiapkan untuk Kalimantan Selatan. Setelah memulai pembangunan bendungan di Kabupaten Tapin, proyek serupa juga akan menyasar Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat telah merancang pembangunan Bendungan Sungai Kusan. Proyeknya senilai Rp1,8 triliun untuk mengaliri lahan pertanian seluas 10 ribu hektare dan mengatasi banjir tahunan,” ujar Mardani H Maming, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, menyampaikan kabar baik itu di Banjarmasin, kemarin.

Mardani ialah Bupati Tanah Bumbu periode 2010-2018. Ia menyambut hangat rencana pembangunan bendungan di tanah kelahirannya itu.

“Bendungan Sungai Kusan sangat penting dan strategis bagi Tanah Bumbu. Studi kelayakan sudah dimulai pada 2016 dan terus berlanjut,” ujarnya.

Bendungan Sungai Kusan mulai digagas sejak 2015. Bendungan juga berfungsi sebagai pemasok sumber energi listrik berkapasitas 60 megawatt dan air baku. “Proyek dibiayai bersama dengan APBN, APBD kabupaten dan provinsi,” jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian PUPera juga sudah memulai pembangunan bendungan di Tapin. Proyek ini menelan anggaran hingga Rp1,4 triliun.

Di Banyuasin, Sumatra Selatan, pemkab memulai pembangunan jalan penghubung dan dermaga penyeberangan di Kecamatan Karang Agung Ilir. Mereka sudah mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena keduanya berada di wilayah Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang. Jalan ini akan membuka keterisolasian warga transmigrasi yang sudah berlangsung selama 40 tahun.

“Daerah ini termasuk lumbung pangan bagi Banyuasin. Dengan jalan baru ini, perekonomian rakyat akan semakin meningkat,” ujar Bupati Askolani.

Sumatra Utara tidak mau ketinggalan. Di Kawasan Industri Medan 4, PT Kawasan Industri Medan memulai pembangunan instalasi pengolahan limbah dan sampah. Mereka menggunakan lahan seluas 5 hektare. (DY/DW/YP/JI/GL/N-2)

BERITA TERKAIT