07 October 2020, 05:42 WIB

Denda Pelanggaran PSBB Capai Rp4,74 Miliar


Put/J-1 | Megapolitan

JUMLAH denda yang terkumpul dari para pelanggar protokol kesehatan telah mencapai Rp4,74 miliar. Nilai denda itu diperoleh sejak Pemprov DKI memberlakukan sanksi denda menggunakan Peraturan Gubernur No 41/2020 yang berlaku mulai Mei lalu sampai kemarin dengan payung hukum Pergub No 79/2020.

“Ada 33.494 orang yang melanggar tidak memakai masker sejak 14 September. Ada 2.121 orang yang didenda dan telah terkumpul Rp348
juta,” kata Kepala Satpol PP DKI, Arifin, kemarin.

Sementara itu, sebanyak 77 perusahaan ditindak terkait dengan protokol kesehatan. Sebanyak 4 perusahaan dikenai denda administratif. Lalu 59 perusahaan ditutup sementara dan 14 perusahaan mendapat teguran tertulis. Jumlah denda yang terkumpul dari pelanggaran oleh perusahaan ini mencapai Rp8 juta.

Selain itu, Satpol PP DKI Jakarta juga menindak 729 tempat warung makan/restoran/ kafe karena melanggar protokol kesehatan. “Ada 55 tempat yang dikenai sanksi denda dengan total mencapai Rp29.800.000,” jelas Arifi n.

Lalu ada 512 tempat warung makan/restoran/kafe yang ditutup sementara karena melanggar protokol kesehatan. Sisanya sebanyak 162 tempat diberikan sanksi teguran tertulis.

Petugas Satpol PP kemarin juga menutup kantor Bank Panin di Kompleks Pertokoan Menteng Prada yang terletak di Jl Pegangsaan Timur No 15 A, Jakarta Pusat. Kantor itu ditutup selama 3x24 jam.

Kepala Bidang Penyelidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP DKI Eko Saptono mengatakan pihaknya menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh manajemen. Di antaranya, manajemen tidak membentuk satgas penanganan covid-19 di internal kantornya. (Put/J-1)

BERITA TERKAIT