07 October 2020, 03:47 WIB

Penanganan Korona Disesuaikan Karakteristik Daerah


Fer/X-10 | Politik dan Hukum

DUKUNGAN semua pihak dalam penanganan pandemi covid-19 akan menjadi sebuah kekuatan nasional untuk terus menekan penyebaran covid-19. Tim Satgas Penanganan Covid-19 akan terus menjalin kerja sama dengan semua pihak dan selalu berkoordinasi dengan daerah terkait penanganan covid-19 di semua wilayah.

“Indonesia adalah negara yang besar dengan karakteristik daerah yang berbeda-beda penanganan covid-19-nya. Tidak bisa hanya dilihat dalam lingkup nasional, tapi harus dilihat hingga tingkat kabupaten dan kota. Kami selalu menyampaikan perkembangan daerah berdasarkan data yang kami terima dari Kementerian Kesehatan yang berasal dari pemerintah daerah,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan virtual, kemarin.

Satgas juga selalu memberikan apresiasi terkait perkembangan penekanan kasus positif yang dapat dilakukan pemerintah daerah.

“Kami selalu tekankan dan ingatkan apabila terdapat perkembangan yang kurang baik serta tantangan yang harus dihadapi oleh daerah bersama-sama kami di tingkat nasional penanganan covid-19 di provinsi dan kabupaten kota itu bervariasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Brotoasmoro menyebut, memasuki bulan kedelapan, penanganan pandemi covid-19 di Tanah Air menunjukkan hasil pencapaian positif. Pada pekan pertama Oktober 2020, angka kesembuhan atau recovery rate berada di 75,27%.

“Rasio sembuh terhadap total kasus ini (pekan ke-1 Oktober) meningkat jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya (pekan ke-4 September) yang tercatat pada angka 73,77%,” jelas Reisa dalam jumpa pers perkembangan penanganan covid-19 di Kantor Presiden, Senin (5/10).

Adapun jumlah pasien sembuh update per 5 Oktober 2020 ialah sebanyak 232.593 kasus. Kasus aktif tercatat 63.274 dan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 307.120. Untuk kasus meninggal sebanyak 11.253. Rasio kematian dengan total kasus atau case fatality ratio ialah 3,67%.

“Angka kematian tersebut turun jika dibandingkan dengan satu minggu sebelumnya, yaitu 3,77%. Sekali lagi terima kasih kepada
semua pihak yang terlibat dalam pencapaian ini,” ungkap Reisa mengapresiasi. (Fer/X-10)

BERITA TERKAIT